BALIKPAPAN – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 Tingkat Kota Balikpapan di Kecamatan Balikpapan Utara berlangsung meriah dan penuh khidmat. Acara yang bertempat di GWT Politeknik Balikpapan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sebuah festival cinta Al-Qur'an yang melibatkan seluruh lapisan masyarakaT
Suasana di lokasi MTQ terasa begitu hidup dan riuh. Gelora semangat ini terutama dibawa oleh kehadiran ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) se-Balikpapan Utara yang secara bergantian memadati tempat pelaksanaan. Kehadiran mereka mengubah arena MTQ menjadi ruang belajar dan inspirasi.
Pada Senin (17/11) pagi hingga siang, serangkaian lomba inti MTQ digelar dengan penuh antusias. Cabang yang diperlombakan antara lain Tilawah Qur’an Golongan Anak-anak, lomba Tafsir Qur’an dan Hadits dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris, lomba Qiroat Qur’an golongan Qira'at Murottal untuk Remaja dan Dewasa, lomba Syarhil Qur’an.
Untuk semakin memeriahkan acara dan menjangkau generasi muda, Panitia Lokal juga menggelar lomba story telling tingkat SD. Sebanyak 10 peserta terbaik dari berbagai sekolah di Balikpapan Utara unjuk kebolehan dalam bercerita, menambah warna dan keceriaan dalam perhelatan agama ini.
Camat Balikpapan Utara Umar Adi mengapresiasi sinergi yang terbangun dalam event ini. Menurutnya, sinergi pendidikan agama inilah yang membuat MTQ ke-53 terasa begitu meriah dan bermakna.
"Para siswa yang datang tidak hanya sekadar menonton, tetapi dapat mengambil ilmu langsung. Mereka menyaksikan dengan sendiri bagaimana indahnya lantunan dan mendalamnya pemahaman para peserta MTQ," jelas Umar Adi.
Di sisi lain, para peserta lomba juga mendapatkan energi positif dan apresiasi dengan ditonton oleh ratusan siswa, menciptakan momentum kemeriahan yang saling menguntungkan.
Dampak positif MTQ kali ini tidak hanya terasa di ranah spiritual dan pendidikan, tetapi juga di sektor ekonomi. Kehadiran ratusan siswa, pendamping, dan pengunjung diharapkan dapat mendongkrak daya beli di stand-stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang disediakan panitia.
Sebanyak 40 tenant dari berbagai pelaku usaha yang tergabung dalam Forum UMKM Kecamatan Balikpapan Utara, serta tenant dari kecamatan lainnya, turut memeriahkan bazar ini. (*)
Editor : Sukri Sikki