Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

80 Persen Pangan Balikpapan Dipasok dari Luar Daerah, Bagaimana Ketersediaan Bahan Baku MBG? Ini Penjelasan Pemkot

Dina Angelina • Kamis, 20 November 2025 | 15:14 WIB

Kepala DKP3 Balikpapan Sri Wahjuningsih.
Kepala DKP3 Balikpapan Sri Wahjuningsih.

BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan turut membahas ketersediaan pangan untuk membantu kelancaran program makan bergizi gratis (MBG). Mengingat ini juga akan berdampak pada peningkatan kebutuhan pangan.

Sementara berdasarkan neraca pangan hampir 80 persen kebutuhan pangan di Kota Minyak berasal dari daerah penghasil pangan. Termasuk kebutuhan pangan untuk MBG masuk dalam mekanisme pasar.

“Lahan pertanian terbatas dan tidak subur, produksi lokal kita memang tidak akan mampu memenuhi kebutuhan pangan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Perikanan (DKP3) Balikpapan Sri Wahjuningsih.

Artinya produksi lokal baik hasil pertanian, peternakan, maupun perikanan terbesar dibantu daerah lain. Dia menjelaskan, selama ini distributor pangan selalu mengambil bahan pokok dari daerah lain. “Berarti meningkat kebutuhan pangan akibat MBG masuk ke mekanisme pasar,” sebutnya. Yuyun bercerita, biasanya untuk komoditas telur banyak datang dari Jawa Timur dan Sulawesi.

Baca Juga: Bertemu Banggar DPR RI, Balikpapan Gencar Lobi Bantuan APBN

Sedangkan komoditas daging sapi berasal dari Sulawesi dan Bali. Yuyun sapaan akrabnya menambahkan, kebutuhan daging juga didukung dengan ketersediaan daging beku. “Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pasti memanfaatkan potensi daging beku yang memang banyak tersedia,” tuturnya. Ini selain keberadaan daging segar yang berada di rumah pemotongan hewan (RPH).

Dia menyebutkan, masyarakat tidak perlu khawatir karena tidak ada keluhan kekosongan pangan di Balikpapan. Termasuk dampak dari program MBG hingga menghadapi Nataru. Pihaknya juga belum pernah mendengar keluhan dari SPPG jika terjadi kondisi kekurangan pangan. “Jadi yang penting kebutuhan pangan masyarakat Balikpapan tetap tercukupi,” tuturnya.

Terlebih Pemkot Balikpapan telah memiliki strategi untuk menutupi kebutuhan pangan dalam beberapa tahun terakhir. Caranya bekerja sama dengan daerah penghasil pangan. Seperti komoditas beras, cabai, bawang, dan sebagainya. “Kerja sama ini ditindaklanjuti oleh para pejuang-pejuang pangan dalam hal ini adalah para distributor,” tutupnya

Editor : Muhammad Rizki
#Makan Bergizi Gratis (MBG) #balikpapan