Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Optimalkan Fungsi Penanggulangan Kebakaran, BPBD Balikpapan Turun ke Fasilitas GWT di Lingkungan RT

Supriyono Lupus • Selasa, 25 November 2025 | 18:35 WIB

 

PENGECEKAN: Pengecekan Ground Water Tank di salah satu lokasi lingkungan warga yang berada di Kelurahan Telaga Sari tetap menjadi perhatian BPBD Balikpapan.
PENGECEKAN: Pengecekan Ground Water Tank di salah satu lokasi lingkungan warga yang berada di Kelurahan Telaga Sari tetap menjadi perhatian BPBD Balikpapan.

BALIKPAPAN - Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan terus mengoptimalkan penyediaan fasilitas proteksi dini melalui pembuatan ground water tank (GWT) di lingkungan RT.

Program ini menjadi strategis untuk memastikan akses sumber air cepat tersedia saat terjadi kejadian kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dan wilayah dengan akses jalan sempit.

Kepala Pelaksana BPBD Balikpapan Usman Ali menjelaskan hingga saat ini terdapat 12 titik GWT yang telah tersebar di beberapa lingkungan RT di Kota Balikpapan. Setiap GWT juga dilengkapi dengan sarana pendukung seperti portable firefighting pump, selang pemadam jenis rubber, nozzle jet, serta satu unit cabang pembagi selang.

“Fasilitas ini diberikan untuk mendukung proteksi dini masyarakat dalam menghadapi kebakaran. Ini menunjukkan kehadiran Pemerintah Kota Balikpapan bersama DPRD di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

PERAKITAN: Tim BPBD Balikpapan turut memberikan cara perakitan peralatan GWT yang berada di Rutan Kelurahan Damai Bahagia.
PERAKITAN: Tim BPBD Balikpapan turut memberikan cara perakitan peralatan GWT yang berada di Rutan Kelurahan Damai Bahagia.

Usman menyebut bahwa GWT dibangun di tanah atau fasilitas umum, bukan di lahan milik pribadi, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga. Salah satu contohnya adalah GWT yang berada di RT 62 Klandasan Ilir yang memiliki kedalaman tiga meter dan luas dua meter persegi.

Ia menegaskan GWT merupakan bagian dari program pencegahan agar api tidak cepat meluas sebelum petugas tiba di lokasi. Selain itu, keberadaan GWT juga sangat membantu tim pemadam kebakaran yang kerap menghadapi tantangan akses ketika terjadi insiden di permukiman padat.

BPBD pun mengajak masyarakat untuk turut memiliki rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap fasilitas ini. “Kami imbau agar warga yang memiliki GWT di lingkungannya dapat memperhatikan kondisi air dan peralatannya. Jika air berkurang, mohon diisi kembali.

Apabila diperlukan pelatihan ulang, silakan koordinasikan langsung dengan BPBD,” ujar Usman Ali. Kolaborasi antara BPBD dan DPRD Balikpapan dalam penyediaan GWT ini diharapkan dapat semakin memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

“Dengan perawatan yang baik dan penggunaan yang tepat, GWT diharapkan menjadi fasilitas awal yang kelak dapat diperluas ke lebih banyak RT di Balikpapan,” pungkasnya. (pus/rdh)

 

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#ground water tank #kebakaran #bpbd balikpapan