Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemkot Balikpapan Kembangkan Asrama Mahasiswa di Jogjakarta untuk Tingkatkan Fungsi dan Nilai Aset Daerah

Ajie Chandra • Rabu, 26 November 2025 | 19:01 WIB
Asrama mahasiswa Balikpapan di Jogjakarta yang akan dikembangkan.
Asrama mahasiswa Balikpapan di Jogjakarta yang akan dikembangkan.

KALTIMPOST.ID-Pemkot Balikpapan melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus memperkuat pengelolaan aset milik daerah yang berada di luar kota.

Salah satu fokusnya adalah pemeliharaan dan rencana pengembangan asrama mahasiswa Balikpapan di beberapa daerah tujuan pendidikan, khususnya Jogjakarta.

Kepala BKAD Balikpapan Agus Budi Prasetyo menjelaskan, asrama yang selama ini diperuntukkan bagi mahasiswa asal Balikpapan di Jogjakarta akan ditingkatkan fungsinya.

Tidak hanya sebagai hunian mahasiswa, tetapi juga dikembangkan menjadi fasilitas pendukung pendidikan sekaligus ruang bernilai komersial yang dapat meningkatkan pendapatan daerah.

“Pengembangan asrama khususnya di Jogjakarta ini sudah masuk perencanaan. Tujuannya agar aset tidak hanya terawat, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas dan berkontribusi pada penerimaan daerah. Sejak 2017 sudah masuk tahap DED (detail engineering design),” ujarnya.

Ia menerangkan, pengelolaan aset tersebut masih terbentur aturan Pemkab Sleman yang saat ini menerapkan moratorium terkait pengelolaan aset daerah.

Karena itu, proses penataan administrasi dan legalitas dilakukan secara bertahap serta transparan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah setempat.

“Kami sampai saat ini terus melakukan update. Ya, DED sudah lama ada. Tapi kami belum bisa melakukan pembangunan karena hambatan aturan itu. Jika dari pemkab di sana memberi keringanan tentu memudahkan kami,” bebernya.

Selain itu, BKAD Balikpapan juga memperkuat tata kelola pengelolaan melalui pembentukan unit pelaksana teknis (UPT) yang dilengkapi sistem aplikasi monitoring untuk memastikan seluruh aset dapat diawasi dengan baik.

“Standar transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas. Kami memastikan pemanfaatan aset daerah benar-benar tepat sasaran dan terkontrol,” tambahnya.

Di sisi lain, organisasi Kerukunan Pelajar dan Mahasiswa Balikpapan (KPMB) di Jogjakarta telah terbentuk dan turut dilibatkan dalam pendataan penghuni serta penyusunan kebutuhan pengembangan fasilitas asrama.

“Dari aplikasi yang mulai kami kembangkan, para mahasiswa yang akan menggunakan asrama bisa mencari informasi,” terangnya,

Melalui upaya itu, Pemkot Balikpapan berharap keberadaan asrama mahasiswa di berbagai daerah studi mampu menjadi fasilitas pendukung pendidikan yang representatif, sekaligus aset strategis yang memberikan nilai tambah bagi daerah. (aji/rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #asrama mahasiswa #ibu kota nusantara #Pemkot Balikpapan 2025 #Kutai Barat