BALIKPAPAN — Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan penanganan keadaan darurat, RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan secara kontinu melaksanakan berbagai simulasi kebencanaan.
Pada kesempatan ini, rumah sakit kembali menggelar Kegiatan Simulasi dengan tema Penanganan Bencana Massal Keracunan Makanan dan Henti Jantung, yang dilaksanakan pada Jumat (21/11) lalu di Aula Lantai 3 Gedung Anggrek Hitam.
Kegiatan simulasi ini merupakan latihan rutin yang bertujuan memastikan seluruh unit terkait siap dan mampu merespons situasi kritis secara cepat, tepat dan terkoordinasi. Pada simulasi tersebut, diangkat skenario kejadian keracunan masal yang menimpa peserta rapat di Aula setelah mengonsumsi makanan, dengan jumlah korban sebanyak 20 orang.
Tim medis kemudian mengaktifkan Yellow Code untuk penanganan kedaruratan masal dan Blue Code untuk menangani korban henti jantung, sebelum seluruh pasien diarahkan menuju penanganan lanjutan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Sebelum kegiatan dimulai, Humas RSKD Balikpapan telah mengimbau seluruh pegawai, pasien dan pengunjung untuk tetap tenang, tidak panik, serta menjauhi area latihan guna memastikan simulasi berlangsung aman tanpa mengganggu pelayanan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen RS dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta koordinasi internal dalam menghadapi keadaan darurat, ujar Humas RSKD dalam keterangannya.
Pihak rumah sakit juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan unit yang terlibat atas kerja sama dan partisipasi aktif, sehingga simulasi dapat berjalan lancar dan sesuai tujuan.
Secara terpisah, Plt. Direktur RSKD Balikpapan Ahmad Jais menyampaikan bahwa latihan kesiapsiagaan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala. Simulasi menjadi sarana penting untuk mengevaluasi kecepatan respons, ketepatan prosedur, serta kesiapan peralatan dan SDM.
“Kami berkomitmen memastikan setiap tenaga kesehatan siap bertindak dalam situasi apa pun demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan simulasi ini, RSKD Balikpapan berharap kemampuan penanganan kedaruratan semakin kuat sehingga rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan aman bagi seluruh masyarakat dan tentunya juga meningkatkan kapasitas penanganan kedaruratan, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal tanpa mengurangi aspek keselamatan dan keamanan pasien. (adv/kpg/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan