Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ekspor Perdana Damar Batu dari Balikpapan Tembus Sri Lanka, KKT Dorong Produk Lokal Masuk Pasar Global

Ulil Mu'Awanah • Kamis, 27 November 2025 | 20:08 WIB
Damar batu yang akan diekspor ke Sri Lanka dari Balikpapan. (ULIL/KP)
Damar batu yang akan diekspor ke Sri Lanka dari Balikpapan. (ULIL/KP)

KALTIMPOST.ID-Balikpapan kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pintu utama perdagangan internasional di kawasan timur Indonesia.

Untuk pertama kalinya, PT Shifa Naghari Indonesia melakukan ekspor produk damar batu. Komoditas unggulan hasil hutan non-kayu tersebut dikirim ke Sri Lanka melalui fasilitas PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT).

Momentum itu tidak hanya mencerminkan keberhasilan kolaborasi berbagai lembaga, tetapi juga membuka jalan bagi penguatan ekonomi daerah melalui perluasan pasar global bagi produk lokal.

Pelepasan ekspor yang berlangsung di KKT, Kamis (27/11) itu menjadi babak penting dalam perjalanan komoditas damar batu yang kini mulai dilirik pasar internasional.

Dua kontainer berisi damar batu dengan nilai mencapai USD 26,8 ribu diberangkatkan sebagai tahap awal kerja sama dagang dengan Sri Lanka.

Produk itu diproyeksi memiliki peluang tumbuh karena keperluan industri resin, varnish, hingga produk turunannya yang terus meningkat.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) Enriany Muis menegaskan, ekspor perdana itu bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret penguatan daya saing daerah.

“Hari ini kita semua menjadi saksi perjalanan perdana salah satu produk unggulan dalam negeri. Yaitu damar batu, yang mendapat kesempatan untuk dikenal hingga mancanegara. Pelepasan ekspor perdana ini bukan hanya simbol, tetapi langkah nyata dalam memajukan perekonomian dan membawa nama baik Balikpapan dan Kaltim di kancah internasional,” ucapnya.

Enriany menambahkan, bahwa keberhasilan ekspor perdana itu lahir dari kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta Export Center Balikpapan di bawah Kementerian Perdagangan.

Menurutnya, sinergi seperti itu menjadi fondasi penting untuk mendorong lebih banyak komoditas lokal menembus pasar global.

“Ekspor ini menjadi bukti bahwa produk-produk unggulan daerah mampu menjadi bagian dari rantai perdagangan dunia. Kami berharap momentum ini mendorong UMKM dan pelaku usaha lain untuk naik kelas dan memperluas pasar,” katanya.

Pihak KKT juga memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan terminal untuk mengakomodasi peningkatan aktivitas ekspor.

Enriany menjelaskan terminal peti kemas yang dikelola perusahaan memiliki komitmen penuh dalam menyediakan layanan logistik yang efisien serta andal.

“PT KKT berkomitmen mendukung kelancaran arus logistik dan peningkatan daya saing ekspor nasional. Kami berharap semakin banyak pelaku usaha memanfaatkan fasilitas ekspor melalui Balikpapan. Sehingga peluang pasar makin terbuka dan memberi nilai tambah bagi komoditas daerah,” tuturnya.

Keberhasilan itu disambut antusias para pemangku kepentingan yang hadir, mulai Pemprov Kaltim, Pemkot Balikpapan, hingga Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional.

Mereka menilai langkah itu menjadi bukti bahwa Kaltim tidak hanya kaya sumber daya alam berbasis ekstraktif. Tetapi juga memiliki potensi besar dari sektor non-migas, termasuk hasil hutan non-kayu seperti damar batu.

Pelepasan ekspor perdana itu diharapkan menjadi pintu masuk bagi komoditas lain dari Kaltim untuk mengikuti jejak yang sama.

Peningkatan kapasitas usaha, penguatan standar kualitas, hingga pemanfaatan fasilitas ekspor di Balikpapan dianggap sebagai strategi penting untuk menjaga keberlanjutan dan daya saing produk lokal di pasar internasional.

Dengan ekspor perdana damar batu itu, Balikpapan kembali menegaskan posisinya sebagai pusat logistik strategis yang bukan hanya melayani industri besar.

Tetapi juga menjadi motor penggerak bagi komoditas unggulan daerah untuk melangkah lebih jauh ke dunia internasional.

“Itu adalah momentum penting bagi penguatan ekonomi daerah,” tegas Enriany. “Kami percaya pengiriman ini akan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat,” sambungnya. (rd)

 

ULIL MUAWANAH

Editor : Romdani.
#produk lokal #pasar global #ibu kota nusantara #ekspor perdana #Damar Batu #sri lanka