Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Wawali Balikpapan Imbau Pelaku Usaha Beri Lapisan Palet di Lantai, Jaga Keamanan Beras

Dina Angelina • Selasa, 2 Desember 2025 | 18:05 WIB

 

Intensifikasi pengawasan makanan jelang momen Nataru oleh Pemkot Balikpapan, Selasa (2/12). (ANGGI PRADITHA/KP)
Intensifikasi pengawasan makanan jelang momen Nataru oleh Pemkot Balikpapan, Selasa (2/12). (ANGGI PRADITHA/KP)

BALIKPAPAN - Dalam kegiatan intensifikasi pengawasan makanan, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengingatkan beberapa poin penting kepada pemilik toko. Pertama menjaga kondisi fisik produk agar tidak rusak.

Apalagi kalau sampai terlihat bagian dalam produk bisa menunjukkan kemasan tidak berkualitas. Kemudian temuan di salah satu toko, beras hanya diletakan di lantai. Tanpa ada palet sebagai landasan beras.

Dia khawatir, ada rembesan minyak atau cairan berbahaya lain. “Misal jangan sampai ada bayclin yang tumpah di situ terus bercampur dengan beras akan menjadi racun,” sebutnya. Bagus menyarankan agar toko menyimpan beras tidak hanya berlapiskan kardus. Melainkan ada palet yang lebih tinggi dari lantai untuk menghindari pencemaran dari cairan berbahaya.

Baca Juga: Masuk Desember, BMKG Balikpapan Ingatkan Tren Curah Hujan di Kaltim Meningkat

“Mudah-mudahan toko dengan sirkulasi penjualan yang bagus mestinya penyimpanan juga baik,” imbuhnya. Serta paling penting, produk yang dijual tidak melampaui batas waktu atau expire date.

Barang yang dijual tidak jatuh tempo dan masih dalam masa peredaran. “Aturannya jelas kalau sampai menjual barang expired,” katanya. Yakni diatur UU Perlindungan Konsumen 8/1999.

Apabila menjual produk kadaluarsa, terancam sanksi kurungan penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 2 miliar. “Biasanya dari stok opname dilihat mana yang dekat expired akan ditarik,” tuturnya.

Dia berharap, pelaku usaha di Kota Minyak tertib aturan dengan menjual produk yang jelas. Baik dari perizinan, kemasan, hingga memantau masa kadaluarsa. “Tadi ada produk luar negeri ternyata juga sudah lolos BPOM,” tandasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#pengawasan makanan #Bagus Susetyo