Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Toko Grosir di Balikpapan Minim Produk UMKM, Imbauan Wawali Picu Rasa Penasaran Publik

Dina Angelina • Kamis, 4 Desember 2025 | 10:08 WIB

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengecek produk makanan dan minuman yang dijual di Maxi Swalayan Sepinggan.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengecek produk makanan dan minuman yang dijual di Maxi Swalayan Sepinggan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Pergerakan ekonomi lokal kembali menjadi sorotan. Pemerintah kota menilai keterlibatan pelaku ritel masih perlu diperkuat agar roda usaha masyarakat dapat berjalan lebih merata.

Jajaran Pemkot Balikpapan melakukan intensifikasi ketahanan pangan di sejumlah titik pemantauan di Balikpapan Selatan.

Baca Juga: Epy Kusnandar Dimakamkan, Isak Tangis Keluarga Pecah di TPU Jeruk Purut

Di tengah kegiatan itu, muncul temuan menarik. Sejumlah toko grosir ternyata belum menyediakan produk UMKM atau industri rumah tangga.

Padahal, keberadaan produk lokal dianggap penting untuk menopang ekonomi warga sekitar.

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengimbau agar toko-toko lokal mulai memberi ruang bagi produk UMKM. Bentuknya dengan memajang dan menjual produk mereka di etalase toko.

“Tujuannya supaya masyarakat sekitar bisa mendapatkan pendapatan,” ujarnya. Menurut dia, langkah ini merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat.

Bagus menegaskan imbauan tersebut tidak bersifat wajib. Namun, ia berharap pelaku usaha bisa saling membuka peluang bagi UMKM agar dapat tumbuh bersama.

Ia juga memberi apresiasi kepada swalayan yang sudah menampilkan produk industri rumah tangga.

Baca Juga: Balikpapan Kejar DAK Terintegrasi Demi Tangani Kawasan Kumuh

“Catatan kami, tolong dicek lagi. Beberapa makanan basah memiliki masa kedaluwarsa yang masih sangat panjang hingga 2026,” ungkapnya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, salah satu toko grosir di kawasan Sepinggan tidak menjual produk UMKM sama sekali. Sementara beberapa toko lain hanya menyediakan roti lokal, tetapi produksinya berasal dari pabrik di Samarinda. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#produk lokal #toko grosir #Bagus Susetyo #produk umkm