Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemkot Balikpapan Tetap Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan di Tengah Penyesuaian Fiskal 2025

Ajie Chandra • Selasa, 9 Desember 2025 | 21:22 WIB
Meski terjadi pemangkasan anggaran dari pusat. Pembangunan sekolah hingga infrastruktur kesehatan tetap jadi prioritas.
Meski terjadi pemangkasan anggaran dari pusat. Pembangunan sekolah hingga infrastruktur kesehatan tetap jadi prioritas.

KALTIMPOST.ID-Di tengah penyesuaian fiskal yang sedang berlangsung, Pemkot Balikpapan memastikan pembangunan yang menyentuh keperluan dasar masyarakat tetap berjalan.

Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi dua bidang yang tetap dipertahankan sebagai prioritas utama pada anggaran tahun ini.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo menegaskan penyesuaian tunjangan kinerja daerah (TKD) tidak akan mengganggu jalannya pelayanan publik esensial.

“Penyesuaian anggaran memang dilakukan, tetapi bukan berarti menghentikan pembangunan. Program yang berdampak langsung ke warga tetap kita kawal,” jelas Agus.

Menurutnya, pendidikan menjadi sektor yang tidak bisa dikompromikan. Pembangunan sekolah baru, peningkatan fasilitas pendidikan, serta program pendukung seperti seragam sekolah gratis dan subsidi biaya pendidikan tetap dilanjutkan.

“Itu hal yang langsung membantu orang tua. Kalau ditunda, efeknya akan dirasakan masyarakat, dan itu tidak kita inginkan,” katanya.

Sejumlah proyek fisik, termasuk sekolah dasar dan sekolah terpadu, juga tetap masuk dalam prioritas pelaksanaan.

Selain pendidikan, pemkot memastikan bahwa pelayanan kesehatan tetap diperkuat. Proyek pembangunan RSUD Balikpapan Timur menjadi contoh program strategis yang tidak tersentuh pemangkasan anggaran.

“Rumah sakit adalah keperluan mendasar. Dengan pertumbuhan penduduk, kapasitas layanan kesehatan juga harus naik. Karena itu, pembangunannya tetap dilanjutkan,” ujar Agus.

Meski fokus diarahkan ke sektor layanan dasar, pembangunan infrastruktur perkotaan seperti jalan lingkungan dan fasilitas publik tetap berjalan. Namun, pelaksanaannya dilakukan bertahap sesuai ruang fiskal yang tersedia.

Agus menambahkan bahwa pemkot saat ini melakukan pemetaan prioritas berdasarkan arahan wali kota agar pembangunan tetap terukur dan berorientasi manfaat.

“Keuangan daerah tidak sedang longgar, karena itu strategi kita adalah menjaga program super-prioritas tetap berjalan,” tegasnya.

Untuk memastikan proyek pembangunan tetap bergerak, pemerintah daerah juga membuka peluang pendanaan dari pemerintah provinsi, pusat, maupun skema lain yang memungkinkan.

Dengan strategi selektif dan terukur, pemkot menargetkan pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan kebutuhan masyarakat.

“Kita optimalkan yang ada sambil membuka pintu tambahan pembiayaan. Tujuannya satu, kualitas hidup warga Balikpapan harus terus meningkat,” tutupnya. (aji/rd)

Editor : Romdani.
#Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas ud #pemangkasan anggaran #Transfer ke Daerah TKD #Kutai Barat #penyesuaian fiskal