BALIKPAPAN - Para pelaku UMKM di Kecamatan Balikpapan Utara yang tergabung dalam Forum UMKM Gerak Semangat Joeang mendapatkan program implementasi kebijakan ekonomi dan keuangan daerah dari Bank Indonesia yang berfokus pada penguatan pengembangan UMKM.
Fasilitas yang diterima berupa berbagai alat. Di antaranya, 2 set rak display produk, 2 buah mixer planetary, 1 buah mesin pengering,1 oven gas, 1 buah freezer dan 1 buah oven foodtray (pengering makanan).
Kegiatan serah terima dilakukan, Kamis (11/12) di basecamp Forum UMKM Gerak Semangat Joeang di Cake SalaKilo. Dihadiri Analis Yunior KPW BI Balikpapan Alfian, Camat Balikpapan Utara Umar Adi, Kepala Bidang Industri Kecil Menengah DKUMKMP Balikpapan Fenti Khastutie, Ketua Forum UMKM Gerak Semangat Joeang Riswah Yuni dan juga perwakilan anggota forum.
Riswah Yuni mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas bantuan fasilitas yang diberikan dan semakin membuat optimis menghadapi tahun 2026.
"Semoga peralatan yang diberikan dapat bermanfaat bagi kelompok kami, dapat digunakan oleh seluruh anggota sehingga meningkatkan kapasitas produksi kami dan semoga semakin menambah variasi produk. Terima kasih Bank Indonesia," ucap Yuni.
Pemberian fasilitas ini terlebih dahulu dilakukan asesmen kelompok UMKM di semua kecamatan. Bantuan yang diberikan ditujukan kepada forum UMKM, bukan kepada UMKM individu, untuk memfasilitasi pengelolaan dan pemanfaatan bantuan secara kolektif.
Kepala Bidang Industri Kecil Menengah DKUMKMP Balikpapan Fenti Khastutie memberi apresiasi tinggi kepada BI atas bantuan yang diharapkan meningkatkan dampak positif bagi kelompok UMKM di Kecamatan Balikpapan Utara.
"Pentingnya dukungan dari Bank Indonesia dalam pengembangan UMKM. Bantuan BI juga melalui adanya proses kurasi dan kolaborasi dengan dinas terkait," ungkapnya.
Camat Balikpapan Utara Umar Adi mengungkapkan dukungan untuk pelaku UMKM di wilayah ini diharapkan adanya promosi produk lokal, terutama dalam kerjasama untuk meningkatkan akses pasar.
"Selain itu, harapan untuk memperluas jangkauan produk dan meningkatkan daya saing, meskipun ada tantangan dalam penetapan harga dan pemasaran. Namun keterlibatan masyarakat dan kolaborasi antar pelaku usaha juga sebagai kunci keberhasilan," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki