Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

SMP 21 Siap Produksi Media Tanam Kompos dan FABA, Ajak Masyarakat Sekitar Ikut Berdaya

Dina Angelina • Jumat, 12 Desember 2025 | 17:29 WIB
PERTANIAN: Peresmian workshop Metakonaba SMP 21 sekaligus pelatihan untuk masyarakat sekitar dan seluruh kepala SMP se-Balikpapan.
PERTANIAN: Peresmian workshop Metakonaba SMP 21 sekaligus pelatihan untuk masyarakat sekitar dan seluruh kepala SMP se-Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Setelah berhasil memenangkan lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Balikpapan dua tahun berturut-turut. Produk SMP 21 Balikpapan dengan pemanfaatan limbah FABA bisa produksi massal.  

Teranyar SMP 21 memiliki fasilitas workshop yang bisa mendukung kegiatan produksi di masa mendatang. Yakni untuk tempat produksi media tanam kompos dan FABA (Metakonaba).

Kepala SMP 21 Balikpapan Marsudi mengatakan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi produk terhadap masyarakat sekitar. Harapannya warga juga tertarik berpartisipasi dalam produksi Metakonaba.

Dia menjelaskan, kegiatan produksi sudah berjalan sejak 2022. Berangkat dari hasil penelitian dan lomba inovasi. Namun belum dilakukan produksi secara massif atau konsisten dalam jumlah yang besar.

Masalahnya karena terkendala tenaga kerja. Pihaknya sudah pernah mencoba menawarkan kerja sama dengan masyarakat. “Tapi mungkin karena faktor nilai ekonomi belum nampak jadi belum tergerak,” tuturnya.

Akhirnya tahun ini bisa mewujudkan pembangunan workshop. Harapannya dengan pelatihan dan kehadiran workshop bisa produksi Metakonaba yang berkelanjutan. Hasil kerja sama masyarakat sekitar.

“Kami sudah membentuk kelompok warga. Sekarang sosialisasi dulu agar warga tertarik bergabung,” imbuhnya. Jika hanya mengandalkan siswa sekolah, khawatir pembelajarannya akan terganggu.

Sedangkan untuk SDM di sekolah hanya sekitar 10 orang. “Tanpa warga sekitar, tenaga kami tidak mampu. Kalau produksi secara konsisten mungkin butuh 5-10 orang,” sebutnya.

Bahan baku memanfaatkan dari perusahaan sekitar yang memberikan limbah batu bara atau FABA. Kemudian fasilitas peralatan juga sudah tersedia dengan workshop. Kegiatan pelatihan ini telah berlangsung Jumat (12/12).

Harapannya semoga bisa memberdayakan masyarakat sekitar dan sekolah. Ini peluang ekonomi jika dikelola dengan baik. Apalagi Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik sudah memberikan arahan.

“Bagaimana nanti untuk penjualan. Insyaallah konsepnya ada, masyarakat pasti akan bekerja,” imbuhnya. Saat ini, Metakonaba dijual seharga Rp 15.000 per pcs dengan berat 4 kilogram. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#workshop #FABA #produk #limbah #SMP 21 Balikpapan