KALTIMPOST.ID-Menjelang perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru 2026, Polresta Balikpapan menyiagakan ratusan personel gabungan dalam rangka pengamanan Operasi Lilin 2025.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Personel pengamanan berasal dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya. Mereka disebar di sejumlah titik strategis dan lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan di Balikpapan.
Pengamanan difokuskan pada pusat keramaian, lokasi ibadah, kawasan wisata, hingga jalur transportasi yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Kabag Ops Polresta Balikpapan Kompol Jajat Sudrajat menjelaskan, dari total 904 personel yang disiagakan, sebanyak 624 personel merupakan anggota Polri. Sisanya berasal dari unsur TNI dan stakeholder pendukung pengamanan lainnya.
“Seluruh personel disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama masa libur akhir tahun,” ujarnya, Kamis (18/12).
Untuk mendukung pengamanan, Polresta Balikpapan menyiapkan posko terpadu dan pos pengamanan. Posko terpadu ditempatkan di Pelabuhan Semayang, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Terminal Bus Batu Ampar, serta Pelabuhan Kariangau.
Sementara itu, sebanyak 18 pos pengamanan disebar di berbagai lokasi strategis, termasuk Balikpapan Super Block (BSB), kawasan Beruang Madu, pertigaan Grand City, serta sejumlah pantai yang menjadi destinasi wisata favorit masyarakat.
Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada pusat perbelanjaan, tempat ibadah khususnya gereja, lokasi hiburan malam, serta titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
Polresta Balikpapan juga menegaskan bahwa penggunaan kembang api wajib memenuhi ketentuan dan mengantongi izin resmi.
Penyelenggara kegiatan diminta memiliki asesmen risiko serta sistem pengamanan yang memadai guna mencegah gangguan keamanan dan keselamatan publik. (rd)
Editor : Romdani.