Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Penghormatan untuk Perempuan Indonesia di Hari Ibu, Polda Kaltim Gelar Upacara

M Ibrahim • Senin, 22 Desember 2025 | 17:11 WIB
PRINGATAN: Upacara Hari Ibu digelar Polda Kaltim sebagi bentuk penghormatan perempuan Indonesia.
PRINGATAN: Upacara Hari Ibu digelar Polda Kaltim sebagi bentuk penghormatan perempuan Indonesia.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan Indonesia atas perjuangan, pengabdian, dan kontribusinya dalam pembangunan bangsa, Polda Kaltim gelar upacara hari Ibu, Senin (22/12/2025).

Upacara dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro itu, bukan sekadar perayaan seremonial. “Melainkan momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk mengapresiasi peran strategis perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan negara,” jelas Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto.

Diketahui Hari Ibu berakar dari kongres perempuan Indonesia pertama pada 1928 di Jogjakarta, menjadi tonggak sejarah gerakan perempuan Indonesia.

Semangat perjuangan para perempuan kala itu melahirkan komitmen kebangsaan yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.

Dalam amanatnya, kapolda menyampaikan bahwa perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan, pendorong inovasi, serta penjaga nilai kemanusiaan.

“Meski menghadapi berbagai tantangan seperti stigma, beban ganda, kekerasan berbasis gender, serta keterbatasan akses, perempuan Indonesia terus menunjukkan ketangguhan dan kontribusi besar dalam berbagai sector,” jelas Endar.

Peringatan Hari Ibu ke-97 2025 mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema ini menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan motor penggerak perubahan menuju masa depan Indonesia yang maju dan berkeadilan.

Endar juga menyoroti pentingnya perempuan dalam beragam peran, mulai pelaku UMKM, tenaga kesehatan, petani, buruh, pendidik, pemimpin komunitas, pelaku teknologi, hingga pejabat pemerintahan.

“Mereka adalah wajah ketangguhan bangsa yang terus hadir, berkarya, mencipta, dan menjaga keberlangsungan generasi,” tuturnya.

Pemerintah, melalui berbagai kebijakan strategis seperti Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Undang-Undang Penghapusan KDRT, hingga pengarusutamaan gender dalam seluruh sektor, terus memperkuat sistem perlindungan dan pemberdayaan perempuan di seluruh Indonesia.

Kapolda mengajak seluruh elemen bangsa, pemerintah, dunia usaha, media, organisasi masyarakat, dan seluruh warga Negara untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan kesetaraan gender dan perlindungan anak sebagai pilar menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#polda kaltim #hari ibu #perempuan #upacara