Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Graha Indah Terdampak Cuaca Ekstrem: Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak

Supriyono Lupus • Selasa, 30 Desember 2025 | 18:17 WIB

 

Sebuah bangunan di RT 08 Kelurahan Graha Indah dilaporkan mengalami kerusakan akibat angin kencang yang mengakibatkan atapnya ambruk.
Sebuah bangunan di RT 08 Kelurahan Graha Indah dilaporkan mengalami kerusakan akibat angin kencang yang mengakibatkan atapnya ambruk.

BALIKPAPAN - Cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Kota Balikpapan, Senin (29/12/2025) siang. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita tersebut menimbulkan kerusakan di berbagai titik, khususnya di Kelurahan Graha Indah. Puluhan Rukun Tetangga (RT) dilaporkan terdampak.

Berdasarkan laporan dari Ketua LPM Kelurahan Graha Indah, Shidiq Nur Alam, kejadian ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang yang merusak bangunan rumah, fasilitas umum, hingga sebuah kendaraan roda empat milik warga. "Laporan paling banyak terkait pohon tumbang yang menimpa berbagai objek," jelas Shidiq.

Lingkungan yang terdampak tersebar cukup luas, meliputi RT 03, 04, 06, 08, 09, 10, 11, 12, 21, 35, dan RT 52. Titik kerusakan terparah terjadi di RT 10,  selain pohon tumbang yang menimpa mobil, atap kanopi sebuah bangunan juga terbang dan tersangkut di pepohonan.

Respons Cepat dan Kolaborasi Multi Pihak. Setelah kejadian, LPM bersama Lurah Graha Indah langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PLN, dan pihak Katana Kelurahan untuk penanganan darurat.

Upaya bersama ini berhasil mengevakuasi pohon-pohon tumbang yang menghalangi jalan dan mengancam keselamatan.

Namun, mengingat luasnya area terdampak dan keterbatasan personil BPBD, LPM dan Kelurahan mengajak masyarakat untuk turun tangan secara swadaya. "Kami mengimbau Ketua RT dan warga untuk bergotong royong mengevakuasi pohon dan membersihkan reruntuhan dengan peralatan seadanya, sambil menunggu bantuan lebih lanjut," ujar Shidiq.

Imbauan ini disambut positif oleh masyarakat. Hingga Senin malam, pantauan LPM mencatat warga di berbagai RT masih aktif bekerja bakti membersihkan lingkungan mereka. Semangat swadaya dan gotong royong ini menjadi tulang punggung utama pemulihan awal di tengah situasi darurat.

Shidiq Nur Alam juga mengingatkan seluruh masyarakat Graha Indah untuk tetap waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca ekstrem berupa peningkatan intensitas hujan dan angin kencang, bahkan gelombang tinggi di pesisir, akan berlangsung hingga awal Januari 2026 mendatang.

"Mitigasi bencana tidak bisa hanya mengandalkan pihak terkait. Ini harus menjadi kerja bersama antara pemerintah, LPM, Ketua RT, dan seluruh warga," tegasnya.

Peran aktif Ketua RT dalam menyebarluaskan informasi peringatan dini dari BMKG dinilai sangat penting untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk. (*)

Editor : Sukri Sikki
#kota balikpapan #cuaca ekstem #Graha Indah #nur alam