BALIKPAPAN – Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan baru saja menutup Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada Senin (5/1) lalu. Terkait itu, berdasarkan data penumpang sejak tanggal 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, ditemukan adanya penurunan.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan R. Iwan Winaya Mahdar memaparkan, pihaknya menemukan bahwa jumlah penumpang masih minus 8,2 persen dibandingkan data tahun 2024. Dengan pertumbuhannya kurang lebih 320.368 penumpang, baik keberangkatan maupun kedatangan.
“Tapi kalau dibandingkan tahun 2019, dengan jangka waktu angkutan Nataru ada kenaikan 5 persen, jadi 105 persen recovery rate-nya terhadap 2019,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya mencatat ada total 5,2 juta penumpang sepanjang tahun 2025. Minus 4,5 persen dibandingkan dengan 2024, yang mencapai 5,5 juta penumpang per tahun.
Untuk traffic tertinggi, pihak bandara mencatat saat sebelum Nataru terjadi, yakni tanggal 22 Desember 2025. Di mana, hampir 19.000 penumpang yang datang maupun yang berangkat melalui bandara tersebut.
Sementara setelah Nataru, tepatnya di tanggal 4 Januari 2026, tercatat kurang lebih 17.000 penumpang yang berangkat maupun yang datang melalui bandara.
“Untuk extra flight, teman-teman maskapai yang sudah kami catat, kurang lebih ada 16 extra flight. Tambahan dari teman-teman, baik itu Lion Air Group, Garuda, Pelita dan seterusnya,” tambahnya.
Selain itu, ada beberapa top destinasi penumpang. Yang pertama Bandara Soekarno-Hatta, lalu ada Ujung Pandang, kemudian Surabaya, dan Yogyakarta serta Tarakan.
Iwan berkata, pihaknya berharap ada kenaikan jumlah penumpang pada 2026 bisa mengalami peningkatan. Meski masih menunggu keputusan dari pimpinan, tapi tentunya berada di atas 5,5 juta.
“Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari maskapai. Semoga ada rute yang baru atau penambahan frekuensi dari masing-masing maskapai sehingga pergerakan penumpang ini semakin meningkat,” tuntasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan