KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pengurangan anggaran yang dialami, tak membuat Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan kehabisan akal. Terlebih, pertumbuhan pelaku usaha di masa sekarang terus mengalami peningkatan.
Menyikapi hal tersebut, Kepala DKUMKMP Balikpapan Heruressandy Setia Kesuma menegaskan hal tersebut tidak akan mengurangi hak pelaku usaha dalam hal pelayanan perizinan dan pendampingan. Meski memang, kegiatan seperti pelatihan tentu akan tetap dikurangi.
“Jadi tidak ada masalah jika memang pertumbuhan usaha meningkat, walaupun pelatihannya terbatas. Kami juga mau buka dengan cara digitalisasi,” ujarnya.
Terkait konsep ini, ia menjelaskan bahwa saat ini pihak dinas tengah melakukan kajian. Tujuannya, agar para pelaku usaha tetap mendapatkan haknya dalam hal sertifikasi, mendapatkan informasi tentang edukasi UMKM, yang diberikan dalam bentuk digital atau online.
Heru menambahkan, wacana ini akan diupayakan bisa terlaksana pertengahan tahun ini
“Hami siapkan dulu basis datanya, terus nanti kami masukkan di web atau aplikasi kami melalui online,” tambahnya.
Walau begitu, dirinya juga tak menampik efisiensi anggaran kali ini cukup berpengaruh. Di mana mestinya ada tahapan-tahapan yang diberikan kepada UMKM, namun sekarang tidak bisa diberikan secara offline (tatap muka).
“Jadi ya mungkin kami bisa berlakukan online supaya mereka tetap dapat haknya untuk punya sertifikasi dan mendapat pelatihan tersebut,” tutupnya. (*)
Editor : Ismet Rifani