Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bukan Kelas Biasa, Intip Keunggulan The Dream Gazebo, Biaya Lebih Irit dan Luas

Dina Angelina • Minggu, 18 Januari 2026 | 11:03 WIB
SEDIKIT BERBEDA: Siswa saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di gazebo dengan konsep kelas terbuka. DISDIKBUD FOR KALTIM POST
SEDIKIT BERBEDA: Siswa saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di gazebo dengan konsep kelas terbuka. DISDIKBUD FOR KALTIM POST

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Disdikbud Balikpapan punya cara jitu untuk mengatasi persoalan kekurangan ruang kelas. Bahkan dengan sejumlah keunggulan dibanding ruang kelas yang biasa.

Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik menuturkan, pihaknya telah membangun The Dream Gazebo. Siswa dan guru menikmati kegiatan belajar mengajar di luar kelas.

Irfan menjelaskan sejumlah keunggulan gazebo dibanding ruang kelas konvensional. Pertama, dari sisi biaya, pembangunan gazebo hanya memakan dana sekitar Rp 335 juta.

“Sedangkan untuk membangun satu ruang kelas baru bisa mencapai Rp 600 juta,” ucapnya. Selanjutnya gazebo memiliki kapasitas jauh lebih besar dibanding ruang kelas konvensional.

“Setidaknya gazebo bisa menampung sampai enam rombongan belajar (rombel) sekaligus,” tuturnya. Artinya sekitar 150–180 siswa secara bersamaan dalam satu waktu.

Mengingat gazebo tidak membutuhkan peralatan mebel. Sehingga otomatis kebutuhan anggaran semakin lebih irit. Dia memastikan, gazebo dengan konsep tribun tidak mengganggu kenyamanan siswa untuk belajar.

“Siswa justru merasa bebas dalam bergerak karena area yang lebih luas,” imbuhnya. Berbeda dengan kelas konvensional diisi dengan 30 siswa yang membuat ruang gerak berkurang.

The Dream Gazebo berada di SD 009 Balikpapan Utara. Salah satu alasannya karena sekolah yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 8 itu mendukung program transformasi pembelajaran.

“Kami sedang siapkan 20 sekolah dari jenjang SD dan SMP untuk mengikuti program percepatan transformasi pembelajaran,” bebernya. Namun, tidak semua sekolah memiliki permasalahan yang sama.

“Konsep gazebo menyesuaikan kebutuhan sekolah yang masih perlu tambahan ruang kelas,” bebernya. Terutama bagi sekolah yang masih memiliki lahan walau terbatas.

“Namun, terkendala anggaran dan waktu membangun gedung bertingkat,” imbuhnya. Kini siswa SD 009 Balikpapan Utara menikmati proses pembelajaran berbeda karena belajar di ruang terbuka. (*)

Editor : Dwi Restu A
#sekolah #Gazebo #disdikbud balikpapan