BALIKPAPAN - IMASO Indonesia sukses menggelar lomba bertajuk I Discovered Maths, English and Science Competition (ID-MEC). Ini mempertemukan ribuan peserta dari seluruh penjuru Tanah Air.
ID-MEC merupakan ajang kompetisi tingkat nasional untuk siswa. Mulai dari jenjang SD hingga SMA, mereka adu kemampuan dalam bidang Matematika, Sains (IPA), dan Bahasa Inggris.
“Kegiatan ini penting dengan tujuan utama menjadi ajang pengembangan literasi dan numerasi dalam olimpiade,” kata Ketua Yayasan Imaso Indonesia Fera Setyawan. Setidaknya ada 1.051 peserta berpartisipasi dalam babak penyisihan.
Lomba ini penting untuk mengasah kemampuan siswa menuangkan gagasan atau ide literasi dan numerasi ke dalam bentuk tulisan. “Terutama pada babak final sering menggunakan format isian singkat dan uraian,” ucapnya.
Menurutnya ini sarana bagi siswa dari berbagai daerah untuk mengukur kemampuan akademik di tingkat nasional. “Ada pengalaman kompetisi yang sehat dapat membangun mental juara,” tuturnya.
Siswa belajar bahwa kompetisi bukan sekadar mencari medali. “Namun menambah pengalaman dan jejaring teman baru,” tuturnya. Ada pun babak final berlangsung pada 21 Desember 2025 di Denpasar, Bali.
“Jumlah peserta 332 peserta di babak final dari berbagai kota di Indonesia,” ungkapnya. Mereka mendapat hadiah berupa uang tunai, piala Top Score, dan medali emas, perak, perunggu hingga medali harapan.
Salah satunya Lisbeth Aurelia Edlin, peserta peraih Top Score yang berasal dari Samarinda. Lomba berjalan lancar yang turut dihadiri Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Balikpapan Nurlena Rahmad Mas’ud.
“Selanjutnya kami lagi menyiapkan program Olimpiade Matematika dan IPA Balikpapan (OMIBA) serta Try Out KSN 2026,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan