BALIKPAPAN – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan menggelar pelatihan teknis pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) bagi pengurus koperasi. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 19-21 Januari 2026 ini, secara khusus menyasar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dan sejumlah koperasi yang baru terbentuk sejak tahun 2025.
Kepala DKUMKMP Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma menekankan posisi sentral RAT sebagai wujud pertanggungjawaban pengurus kepada anggota.
“Rapat Anggota Tahunan adalah posisi tertinggi sebagai penentu keputusan hasil usaha koperasi. Tanpa RAT, berarti belum ada evaluasi atau pertanggungjawaban atas seluruh kegiatan yang telah dilakukan selama satu tahun buku sebelumnya,” tegasnya.
Kegiatan pelatihan rapat anggota tahunan tersebut diharapkan peserta mendapatkan banyak hal teknis mengenai pelaksanaan RAT yang menjadi kewajiban menurut Undang-Undang Perkoperasian.
Dari 34 KKMP yang tercatat di Balikpapan, saat ini 31 di antaranya aktif menjalankan usaha, sementara 3 lainnya tidak aktif. Fokus pelatihan kali ini diberikan kepada KKMP aktif dan koperasi-koperasi baru yang diharapkan dapat segera melaksanakan RAT pertama mereka.
Ia juga menjelaskan peran DKUMKMP sebagai pengawas. “Dinas hanya berfungsi sebagai pengawas. Laporan pertanggungjawaban dapat disampaikan secara digital atau manual,” jelas Heruressandy. Khusus untuk KKMP, terdapat tambahan kewajiban untuk melaporkan kepada pemerintah pusat.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap dapat mendorong pertumbuhan koperasi yang sehat, transparan, dan profesional.
“Dengan tata kelola yang baik, koperasi Balikpapan akan terus maju, tumbuh, dan berkontribusi nyata membantu perekonomian kota,” pungkasnya.
Kepala Bidang Koperasi, Gina, menjelaskan bahwa tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM pengurus. “Tujuannya memberikan pemahaman mekanisme prosedur RAT, penyusunan laporan pertanggungjawaban pengurus yang akuntabel, evaluasi kinerja, serta menentukan arah koperasi ke depan,” papar Gina.
Pelatihan diikuti oleh 40 peserta perwakilan pengurus koperasi. Untuk memastikan kualitas materi, DKUMKMP menghadirkan narasumber kompeten yaitu Kepala dan Pelatih Senior Lembaga Pelatihan Perkoperasian Wilayah Jawa Timur Moh. Faishol Khusni M. SI, Pelatih Senior Setiawan Pandu SE dan Ariel Syahwal sebagai Tenaga Pendukung Community Engagement Officer Digital. (pus)
Editor : Muhammad Ridhuan