KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Pemkot Parepare untuk memperkuat ketahanan pangan. Fokus pada pengamanan suplai bahan pokok dari Sulawesi Selatan seperti beras.
Pembahasan kedua pemerintah daerah sudah berjalan. Usai Pemkot Parepare melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Balikpapan beberapa waktu lalu. Sehingga muncul ide untuk memperkuat kerja sama.
Balikpapan melihat peran penting keberadaan Parepare yang memiliki Pelabuhan Nusantara. Selama ini angkutan beras dari Pangkep, Barru, Pinrang dan kota lainnya menuju Balikpapan melalui pelabuhan tersebut.
Bagus menuturkan, kerja sama nanti berkaitan dengan suplai pangan. Selain mengandalkan suplai dari Jawa Timur, Balikpapan yang menyerap hasil pertanian dari Sulawesi Selatan.
“Jalur dari Parepare ke Balikpapan lurus saja dan lebih dekat,” imbuhnya. Pemkot Parepare meminta kerja sama resmi agar proses penyaluran pangan lebih terkondisi dan tertata.
Baik dari volume maupun jenis komoditas yang dikirim dari sana. Artinya tidak hanya berbicara beras. “Nanti kami akan kaji lebih lanjut komoditas apa saja yang bisa dilakukan kerja sama,” tuturnya.
Bagus menegaskan, Balikpapan memiliki kondisi inflasi termasuk yang terendah di Kaltim. Bahkan di bawah inflasi nasional. Strateginya dengan memelihara stok pangan tidak pernah berkurang.
Dengan begitu harga komoditas tetap terjaga alias masih dalam ambang batas wajar. “Selanjutnya akan ada tindak lanjut dari masing-masing OPD untuk saling komunikasi dan membuat MoU,” bebernya.
Sementara itu, Pemkot Parepare mempelajari UMKM, BUMD, hingga retribusi parkir yang berjalan di Balikpapan. “Kita sampaikan di sini pengembangan UMKM dan terdapat sentra-sentra industri kecil,” ujarnya.
Setiap OPD terkait selalu aktif memberikan pelatihan. Bantuan tidak hanya dalam bentuk materi. “Termasuk peningkatan skill sampai akses permodalan bagi UMKM,” imbuhnya.
Rombongan yang bertandang ke Balikpapan sekitar 140 orang. Selain jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Parepare, kegiatan ini turut dihadiri beberapa pengusaha asal Kota Bandar Madani tersebut. (*)
Editor : Duito Susanto