KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Latihan pra operasi (Latpraops) Keselamatan Mahakam 2026 dilakukan jajaran Polda Kaltim jelang operasi kepolisian di bidang lalu lintas.
Latpraops dipimpin Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Ahmad Yanuar Insan, dihadiri perwakilan instansi terkait. Latihan tersebut merupakan tahapan strategis yang sangat penting sebelum pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 di lapangan.
“Diharapkan terwujud penyamaan persepsi, penyatuan langkah, serta peningkatan kemampuan dan kesiapan personel dalam melaksanakan tugas, baik pada aspek preemtif, preventif, maupun penegakan hukum lalu lintas,” jelas Ahmad.
Operasi kepolisian kewilayahan terpusat secara serentak seluruh Indonesia, dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. “Khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” tuturnya.
Ada beberapa tahapan, mulai persiapan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, hingga analisis dan evaluasi akhir.
“Tahapan tersebut bertujuan agar operasi dapat berjalan secara efektif, terukur, dan mampu menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang optimal,” paparnya.
Adapun sasaran operasi difokuskan pada kendaraan angkutan umum, khususnya bus pariwisata dan travel, pengemudi angkutan umum, serta perusahaan otobus dan badan usaha angkutan.
Kegiatan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check menjadi salah satu instrumen utama yang dilaksanakan di lokasi-lokasi strategis dengan mobilitas tinggi dan potensi risiko kecelakaan lalu lintas.
Dirlantas menekankan bahwa prioritas pelanggaran yang menjadi atensi penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo