Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hari Pertama Operasi Keselamatan Mahakam Digelar, Ini Jumlah Pelanggaran Pengendara di Balikpapan

M Ibrahim • Senin, 2 Februari 2026 | 17:18 WIB
PERIKSA: Hari pertama Operasi Keselamatan Mahakam digelar, personel Satlantas Polresta Balikpapan melakukan penindakan pada pelanggar.
PERIKSA: Hari pertama Operasi Keselamatan Mahakam digelar, personel Satlantas Polresta Balikpapan melakukan penindakan pada pelanggar.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan mencatat adangan 12 pelanggaran lalu lintas pada hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam, Senin (2/2/2026).

Penindakan tersebut dilakukan terhadap pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran berisiko membahayakan keselamatan di jalan raya.

Operasi yang berlangsung serentak secara nasional pada 2–15 Februari 2026 itu diawali dengan patroli dan pemeriksaan kendaraan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di sekitar simpang tiga Pos Lantas Plaza Balikpapan.

Selain penegakan hukum, petugas juga menyampaikan imbauan keselamatan kepada pengguna jalan. Penindakan pada hari pertama operasi difokuskan pada pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Ada 12 pelanggaran yang secara langsung berisiko terhadap keselamatan. Ini menjadi gambaran bahwa masih ada pengguna jalan yang belum tertib,” terang Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol MD Djauhari.

Dari jumlah tadi, di antaranya berkaitan dengan kelengkapan dan perilaku berkendara. Petugas menindak pengendara yang tidak memiliki atau tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM), pelanggaran tanda nomor kendaraan bermotor, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, mengemudi sambil menggunakan telepon seluler, serta pelanggaran dimensi dan muatan kendaraan.

Selain penilangan, Satlantas Polresta Balikpapan juga memberikan empat teguran tertulis kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan. Teguran diberikan sebagai bagian dari pendekatan edukatif agar pengendara memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Menurut Djauhari, meskipun terdapat penindakan, Operasi Keselamatan Mahakam tetap mengedepankan langkah preemtif dan preventif.

“Penegakan hukum kami lakukan secara proporsional. Tujuan utamanya adalah membangun kesadaran masyarakat, bukan semata-mata memberi sanksi,” tegasnya.

Operasi ini melibatkan unsur lintas sektor, antara lain Dinas Perhubungan Kota Balikpapan dan Jasa Raharja. Petugas gabungan juga melaksanakan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap angkutan umum dan angkutan barang di sejumlah titik. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pelanggar #Satuan lalu lintas #polresta balikpapan #Operasi Keselamatan Mahakam 2026 #balikpapan #Polresta Balikpapan bagikan nasi bungkus