KALTIMPOST.ID-Keterbatasan jumlah peserta didik tak menyurutkan semangat inovasi di SMP 21 Balikpapan. Melalui gelaran Spandusa Festival 4.0 pada Rabu (4/2)
Sekolah ini menunjukkan taji lewat penampilan bakat siswa hingga peluncuran karya literasi yang diakui secara nasional. Sekaligus memperkuat sinergi bersama sektor industri melalui Spandusa Awards.
Disdikbud Balikpapan mengapresiasi keberhasilan SMP 21 yang melambung dalam berapa tahun terakhir. Baik dari siswa hingga tenaga pendidik mencatatkan prestasi.
Seperti terbaru merilis karya guru dan siswa SMP 21 berupa buku Antologi Puisi. Dengan judul Nyala Kecil dari Pinggiran. Karya Muh Yusril Rusfat.
Ketua Tim Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Disdikbud Balikpapan SMP Muh Azwar mengatakan, buku ini sebuah karya nasional yang bisa diakses oleh seluruh warga Indonesia.
Bagian dari program literasi yang terus digalakkan Disikbud Balikpapan di setiap sekolah. “Terbukti SMP 21 tidak ketinggalan berinovasi dan berprestasi,” katanya.
Walau dia mengakui, mungkin dari sisi jumlah peserta didik SMP 21 masih kurang dibanding sekolah lain. Itu pun karena keterbatasan wilayah.
“Namun tidak mengurangi niat siswa dan guru SMP 21 untuk terus berkembang dan berinovasi,” tuturnya. Menurutnya prestasi akademik dan non akademik, SMP 21 tidak kalah dengan sekolah lain.
Contohnya dalam menggelar Spandusa Festival 4.0 pada Rabu (4/2/2026). Siswa tampil percaya diri menunjukkan kemampuan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP 21 Marsudi menyerahkan piagam Spandusa Awards.
Itu sebagai bentuk penghargaan kepada perusahaan yang telah berkontribusi mendukung sekolah tersebut. Seperti Kutai Refinery Nusantara Apical Group, Interport Mandiri, Dermaga Perkasa Pratama, Kariangau Power.
Lalu Willys Cahaya Karunia, Sinar Surya Konstruksi, Pertamina Port dan Logistics, Balikpapan Chip Lestari (BCL), dan PLN Nusantara Power UP Kaltim Teluk. (rd)
Editor : Romdani.