Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Imbas Efisiensi Anggaran, HUT ke-129 Balikpapan Digelar Sederhana di Balai Kota

Dina Angelina • Kamis, 5 Februari 2026 | 14:01 WIB
TETAP JALAN: Ketua Umum Panitia HUT Balikpapan Andi Sri Juliarty.
TETAP JALAN: Ketua Umum Panitia HUT Balikpapan Andi Sri Juliarty.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan memastikan peringatan HUT ke-129 Balikpapan tetap berjalan meski dilakukan efisiensi anggaran akibat pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD).

Berbeda dari tahun sebelumnya, puncak upacara pada 10 Februari 2026 mendatang akan dialihkan ke halaman Balai Kota dengan konsep yang lebih terbatas namun tetap khidmat.

Ketua Umum Panitia HUT Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, keputusan ini dilakukan karena terdapat perubahan fiskal secara nasional. Semua daerah mendapat pengurangan dana TKD.

Sehingga turut berdampak pada peringatan HUT ke-129 Balikpapan. “Kami tetap mengutamakan kegiatan yang bersifat wajib,” katanya. Kali pertama dengan menggelar sayembara logo HUT pada akhir tahun 2025.

Kemudian agenda wajib yakni Rapat Paripurna Istimewa yang berlangsung pada 9 Februari 2026. Serta upacara HUT pada 10 Februari 2026. Ini kegiatan yang memang rutin diadakan setiap tahun.

Hal yang berbeda karena perubahan lokasi. Biasanya upacara berlangsung di BSCC Dome dengan kapasitas 4.000 undangan. Tahun ini, panitia memilih halaman Balai Kota Balikpapan dengan kapasitas 1.700 orang.

Itu sudah terbagi antara undangan dan pengisi acara sesuai dengan kapasitas lokasi. Serta tidak ada gelaran syukuran di kantor Pemerintah Kota Balikpapan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Melainkan acara syukuran dilakukan di setiap kecamatan. “Konsep acaranya kami serahkan kepada camat masing-masing untuk mengeluarkan kreativitas,” ucap Asisten III Setdakot Balikpapan tersebut.

Seperti Kecamatan Balikpapan Kota yang bakal menggelar syukuran pada 10 Ferbuari 2026 malam. Lalu Kecamatan Balikpapan Utara memilih syukuran dalam bentuk jalan sehat bersama masyarakat.

Dengan menggandeng RT, LPM, LKM, tokoh masyarakat dan warga. “Kami berharap yang tidak mendapat undangan upacara tetap dapat bertemu di momen syukuran kecamatan,” ujarnya.

Menurutnya gelaran di setiap kecamatan juga berdampak positif. Sehingga momen perayaan lebih merata dirasakan masyarakat. Selain upacara dan syukuran, Pemkot Balikpapan tetap memberi penghargaan bagi warga.

Di antaranya warga berprestasi sebanyak 20 orang dan warga pelopor sebanyak 20 orang. “Ini sebagai bentuk kepedulian dan ucapan terima kasih pemerintah kota terhadap prestasi yang dihasilkan oleh warga,” tuturnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#BSCC Dome #sayembara logo #efisiensi anggaran #pemkot balikpapan #balai kota #HUT Balikpapan