KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Di balik berdirinya SD 024 Balikpapan Tengah, tersimpan kisah mulia dari sosok Kisnawati. Ahli waris lahan seluas 1.500 meter persegi di Sumber Rejo ini baru saja menerima penghargaan dari Pemkot Balikpapan.
Tepatnya dalam rapat paripurna istimewa pada Senin (9/2/2026). Dia menghibahkan tanah keluarga demi menjalankan amanah almarhumah sang ibunda. Lahan ini disumbangkan untuk fasilitas pendidikan.
Selama ini, lahan sudah cukup lama digunakan sebagai lokasi sarana pendidikan SD 024 Balikpapan Tengah. Berlokasi di Kelurahan Sumber Rejo dengan luas lahan 30x50 meter persegi.
Kisnawati bercerita lahan ini sebenarnya hibah dari sang ibu. Dia sebagai ahli waris hanya meneruskan saja karena sang ibunda telah berpulang. Begitu pula anggota keluarga lainnya yang menggunakan lahan.
“Pesan beliau lahan ini untuk kepentingan warga karena kami hampir satu keluarga tinggal di sana,” ujarnya. Mereka sudah tinggal puluhan tahun di kawasan tersebut.
“Dulu di sana lahan kosong masih sepi sekitar 1980. Tidak seperti sekarang sudah padat bangunan dan permukiman,” sebutnya. Warga sulit mengakses sekolah sekitar 40 tahun lalu.
Maka keinginannya tanah ini bisa digunakan untuk menjadi sekolah. Harapannya kala itu bisa membantu warga mendapatkan fasilitas pendidikan. Serta bermanfaat untuk masyarakat.
“Kami memang tidak ada menggunakan lahan ini karena sudah pesan dari orangtua,” tuturnya. Sementara itu, hibah lahan sudah diserahkan kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Sementara Disdikbud Balikpapan tinggal pemanfaatan saja. Rencananya tahun ini, Pemkot Balikpapan akan kembali membangun satu unit sekolah baru yakni SMP 29 di Grand City. (*)
Editor : Duito Susanto