Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jelang Imlek 2577 Kongzili, Pengurus Klenteng Guang De Miao Balikpapan Gelar Tradisi Kimsin

M Ibrahim • Kamis, 12 Februari 2026 | 15:37 WIB
TRADISI: Jelang Imlek, ada tradisi dilakukan pengurus Kelnteng Guang De Miao Balikpapan. Di antaranya bersih-bersih patung dan altar.
TRADISI: Jelang Imlek, ada tradisi dilakukan pengurus Kelnteng Guang De Miao Balikpapan. Di antaranya bersih-bersih patung dan altar.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Aktivitas tradisi jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzili di Balikpapan tampak di Klenteng Satya Dharma (Guang De Miao).

Pengurus dan umat membersihkan dan memandikan patung dewa dewi. Ini merupakan penghormatan serta persiapan Imlek.

Dalam tradisi Tionghoa, istilah untuk kegiatan memandikan atau membersihkan patung dewa-dewi (rupang) sebelum Tahun Baru Imlek dikenal sebagai Kimsin.

Ritual penyucian ini umumnya dilakukan sekitar tujuh hari sebelum Imlek, saat para dewa diyakini naik ke kayangan untuk memberikan laporan.

Maknanya sebagai waktu yang tepat untuk melakukan pembersihan, baik secara fisik maupun spiritual.

“Sebagai simbol penyucian diri, penghormatan leluhur, dan penyambutan tahun baru dalam keadaan suci,” ungkap Ketua Klenteng Satya Dharma Balikpapan, William Chandra.

Ada sekitar 30 patung dibersihkan, termasuk 14 patung berada di ruang utama serta sejumlah patung lain di bagian atas klenteng.

“Setelah dibersihkan, patung dipakaikan baju baru. Karena tahun baru identik dengan bersih-bersih dan pembaruan, baju lama ganti baru,” urainya.

Tradisi membersihkan klenteng bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga simbol pembersihan diri dan harapan awal lebih baik.

Setiap pergantian tahun dalam kalender Tionghoa termasuk Shio Kuda yang berelemen api.

“Shio Kuda elemennya api. Kuda itu gerakannya cepat, api juga mudah menyala. Artinya tahun ini banyak peluang, tapi kita harus cepat menangkapnya dan tetap sabar agar tidak mudah terpancing,” jelasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#penghormatan leluhur #tradisi kimsin #penyucian diri #Klenteng Satya Dharma #tahun baru #shio kuda #imlek #tradisi tionghoa #balikpapan