BALIKPAPAN - Semangat perayaan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan terasa begitu kental di Balikpapan Tengah melalui perhelatan seni dan budaya yang memukau. Wisata Edukasi Kang Bejo menjadi saksi kemeriahan luar biasa pada Minggu (15/2).
Ribuan pasang mata dimanjakan dengan rangkaian pertunjukan yang mengangkat kekayaan tradisi lokal dan kreativitas tanpa batas. Atmosfer kemeriahan yang menyelimuti lokasi acara menunjukkan betapa kuatnya antusiasme masyarakat dalam memaknai sejarah panjang kota tercinta melalui ekspresi seni.
Agenda ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan manifestasi nyata dari kolaborasi seluruh elemen warga di Balikpapan Tengah yang sukses menyulap kawasan wisata edukasi menjadi panggung budaya yang megah dan berkesan.
Kegiatan dihadiri jajaran pimpinan daerah dipimpin langsung Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo yang didampingi Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli, TP PKK, serta jajaran kepala dinas terkait. Seperti Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Balikpapan.
Turut hadir memperkuat sinergi di lapangan adalah unsur TNI dan Polri, Anggota Dewan, serta Camat Balikpapan Tengah, Ariefdah Aida Kuncoro, yang hadir bersama seluruh lurah di wilayah Balikpapan Tengah.
Semangat kolaborasi masyarakat juga terlihat nyata dengan kehadiran perwakilan LPM, LKM, pengurus Pokdarwis Kang Bejo, serta para Ketua RT yang membaur bersama masyarakat luas dalam memeriahkan suasana.
Aura kemeriahan acara langsung terasa saat Pokdarwis Kang Bejo Sumber Rejo mengambil alih panggung dengan rangkaian pertunjukan seni yang memukau sebagai pembuka. Harmoni budaya Nusantara terpancar nyata melalui deretan atraksi spektakuler, mulai dari gagahnya Reog Ponorogo, magisnya Jaranan Buto Panji Trunggolawu, hingga kelincahan karakter Bujang Ganong yang menghibur.
Kemeriahan semakin lengkap dengan penampilan apik Tarian Dayak Kang Bejo yang membawakan nuansa khas Borneo, mempertegas identitas lokal yang kuat di tengah perayaan tersebut. Narasi visual yang dihadirkan para seniman lokal ini tidak hanya menjadi pembuka seremoni, tetapi juga menjadi simbol kekayaan akulturasi budaya yang hidup subur di wilayah Balikpapan Tengah.
Semangat keberagaman budaya makin terasa kental saat setiap kelurahan di Balikpapan Tengah turut unjuk gigi menampilkan kekayaan seni nusantara yang berwarna-warni. Suasana panggung menjadi sangat dinamis dengan hadirnya Tari Minang Baralek Gadang yang megah, keanggunan Tari Jepen khas Balikpapan, hingga keceriaan tarian kreasi "Ikan dalam Kolam" yang sukses menghibur seluruh penonton yang hadir.
Kemeriahan ini terus berlanjut dengan penampilan Tari Gong yang sarat makna, serta denting melodi magis dari instrumen Sape yang membawa nuansa eksotis khas pedalaman Kalimantan ke tengah keriuhan kota. Kolaborasi seni antar-kelurahan ini bukan sekadar hiburan, tapi jadi bukti nyata kalau solidaritas warga Balikpapan Tengah dalam melestarikan warisan budaya Indonesia memang tidak perlu diragukan lagi.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan HUT ke-129 Kota Balikpapan yang diinisiasi oleh Kecamatan Balikpapan Tengah. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat, seraya memuji prestasi Kampung Kang Bejo sebagai bukti nyata bahwa kreativitas dan inovasi masyarakat mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi daerah.
Lebih lanjut, Bagus Susetyo menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan warga, terutama dalam pemberdayaan UMKM agar momentum ulang tahun kota ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga membawa dampak nyata bagi kesejahteraan, kebahagiaan, dan silaturahmi seluruh pemangku kepentingan di Balikpapan Tengah.
Menurutnya, pembangunan Balikpapan kini mencakup aspek yang lebih luas, tidak hanya terpaku pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh kesehatan mental, ekonomi kerakyatan, pelestarian budaya, hingga pengembangan kreativitas generasi muda. “Visi ini sejalan dengan program strategis bersama Walikota untuk mewujudkan Balikpapan sebagai Kota Global yang tetap berdiri kokoh dalam bingkai Madinatul Iman,” jelasnya.
Camat Balikpapan Tengah, Ariefdah Aida Kuncoro menjelaskan bahwa pesta rakyat ini dirancang sebagai ruang multifungsi yang memadukan hiburan, destinasi wisata lokal, serta sarana silaturahmi bagi seluruh lapisan masyarakat. Di balik kemeriahannya, acara ini juga menghadirkan beragam layanan publik yang bermanfaat nyata.
Mulai dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi donor darah. Selain aspek kesehatan, kegiatan ini turut menjadi panggung bagi geliat ekonomi dan budaya melalui bazar UMKM, panggung seni, serta berbagai lomba kreativitas yang melibatkan partisipasi aktif warga.
“Atas suksesnya penyelenggaraan yang komprehensif ini, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan stakeholder yang telah bekerja keras mewujudkan kolaborasi luar biasa di Balikpapan Tengah," ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Yudhie Eka Putra juga menyampaikan apresiasi mendalam dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja ekstra keras demi menyukseskan perhelatan ini. Serta memberikan penghormatan khusus kepada jajaran Lurah se-Kecamatan Balikpapan Tengah, Para Ketua Dewan,serta lembaga LPM dan LKM atas dukungan materiil maupun moril yang menjadi pilar utama kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui momentum ini, ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dapat mempererat tali silaturahmi, serta membangkitkan kembali etos gotong royong di tengah masyarakat. “Saya mengajak seluruh elemen warga untuk menjadikan keberhasilan acara ini sebagai pelecut semangat dalam berkolaborasi membangun Kota Balikpapan yang jauh lebih maju dan sejahtera di masa depan,” tandasnya. (*/ton)
Editor : Sukri Sikki