Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bacitra Balikpapan Tambah Rute Baru Tahun 2026? Ini Bocoran Wilayah dan Persiapan Anggarannya

Dina Angelina • Senin, 16 Februari 2026 | 14:07 WIB
EVALUASI: Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman saat memberikan keterangan terkait evaluasi layanan Bacitra.
EVALUASI: Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman saat memberikan keterangan terkait evaluasi layanan Bacitra.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan memberikan sinyal hijau terkait penambahan koridor baru layanan transportasi massal Balikpapan City Trans (Bacitra) tahun ini.

Langkah strategis ini diambil guna menjawab desakan intens dari masyarakat di wilayah Balikpapan Timur dan Balikpapan Barat yang selama ini belum terjangkau rute eksisting.

Berdasarkan masukan dari masyarakat atas kebutuhan transportasi massal. Usulan ini kerap disampaikan warga dalam beberapa forum. Misalnya musrenbang, reses, dan rapat dengar pendapat (RDP).

Kepala Dishub M Fadli Pathurrahman mengakui, Bacitra belum mampu menjangkau layanan hingga wilayah Balikpapan Utara Kilometer 23, Balikpapan Timur, dan Balikpapan Barat.

Melihat hal tersebut, pihaknya akan mengusulkan untuk penambahan koridor. “Semoga dari Bappeda Litbang mencatat juga untuk penambahan biaya operasional satu koridor baru,” tuturnya.

Fadli menjelaskan, setiap koridor membutuhkan biaya operasional kurang lebih sekitar Rp 11-12 miliar per tahun. Artinya untuk membuka koridor baru, pemerintah harus menambah lagi beban anggaran.

Sementara ini, Pemkot Balikpapan menyiapkan anggaran untuk tiga koridor yang sudah eksisting. Mengingat masa MoU Bacitra antara Dirjen Perhubungan Darat dan wali kota Balikpapan akan berakhir pada Juli 2027.

Jika sudah resmi dikelola oleh pemerintah kota, maka beban operasional ditanggung APBD. “Kalau dengan 3 koridor, kita wajib menyiapkan kurang lebih sekitar Rp 36-35 miliar untuk biaya operasional Bacitra,” bebernya.

Dia menjelaskan, kemungkinan koridor baru akan melayani wilayah Balikpapan Timur dan Balikpapan Barat. “Balikpapan Utara sudah ada koridor eksisting, tinggal memperpanjang rute saja,” imbuhnya.

Namun sebelum menambah koridor, pihaknya harus melalui pertemuan dan identifikasi wilayah terlebih dahulu. Ini memastikan koridor baru yang dipilih memang memiliki peminat.

Selanjutnya usulan disampaikan kepada pemerintah pusat. Apalagi ketika penambahan koridor dilakukan tahun ini. Sebab masih menjadi kewenangan Dirjen Perhubungan Darat.

“Namun karena menjadi desakan yang sudah sangat intens disampaikan kepada kami, kemungkinan tambahan koridor berjalan tahun ini,” ujarnya.

Fadli menegaskan, realisasi koridor baru dimungkinkan jika telah mendapat restu pemerintah pusat melalui Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. (*)

Editor : Duito Susanto
#bacitra #wali kota balikpapan #Dishub Balikpapan #pemkot balikpapan #Balikpapan City Trans #Balikpapan Timur #Balikpapan Barat #rapat dengar pendapat #balikpapan utara #koridor baru #Pemerintah Kota