KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Aksi pembobolan toko kelontong di Jalan MT Haryono RT 08, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, menemui titik terang.
Dua pria terduga pelaku yang terekam kamera pengawas saat beraksi pada Senin (16/2) dini hari, satu orang berhasil diamankan polisi, sementara seorang lainnya masih buron setelah melarikan diri secara dramatis.
Pria berinisial AK (36) diringkus kawasan Perusda, Balikpapan Selatan, pada Rabu (18/2) malam. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi mengantongi bukti rekaman CCTV yang merekam jelas aksi keduanya sebelum perangkat pengawas dirusak.
Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan, Iptu Iskandar Ilham, membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Dalam aksinya, AK bersama rekannya diduga merusak gembok toko milik Pak Ambo menggunakan gunting beton,” jelas Iskandar.
Setelah pintu berhasil dibuka paksa, keduanya menggasak uang tunai serta sejumlah rokok dari etalase. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp3 juta.
Upaya pelaku untuk menghilangkan jejak dengan mencabut kabel CCTV ternyata tidak sepenuhnya berhasil. Rekaman sebelum kabel terputus justru menjadi petunjuk penting bagi penyidik dalam mengidentifikasi wajah dan pergerakan pelaku.
Berbeda dengan AK yang akhirnya tak berkutik saat diciduk, satu pelaku lain memilih cara nekat ketika hendak ditangkap. Saat penggerebekan dilakukan, ia melompat ke parit besar di sekitar lokasi dan berhasil lolos dari kepungan petugas. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo