Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Info Arus Lalu Lintas Jalan MT Haryono Balikpapan: Simpang WIKA Ditutup, Kendaraan Wajib Putar Balik di Depan BDI

Dina Angelina • Minggu, 22 Februari 2026 | 15:26 WIB

Dishub bakal menambah beton blok untuk menutup akses median jalan Agung Tunggal.
Dishub bakal menambah beton blok untuk menutup akses median jalan Agung Tunggal.

BALIKPAPAN - Kabar gembira bagi pejuang macet di Jalan MT Haryono! Dishub Kota Balikpapan tengah menyiapkan 150 unit beton block untuk mengurai kepadatan di titik-titik krusial. Namun ada aturan baru bagi kendaraan putar balik. 

Dinas Perhubungan Balikpapan kini sedang menyiapkan sarana prasarana (sarpras) untuk menutup median akses masuk ke Jalan Agung Tunggal. Serta rekayasa lalu lintas di simpang WIKA.

Ini untuk mencari solusi mengatasi kemacetan panjang di dua lokasi tersebut. Terutama yang kerap terjadi di waktu-waktu tertentu seperti pagi hari dan sore hari.

Baca Juga: Simpang Agung Tunggal & WIKA Balikpapan Segera Ditutup Beton, Ini Panduan Rute Putar Balik Terbaru!

Nantinya kendaraan dari arah Siloam tidak boleh lagi langsung masuk ke Jalan Agung Tunggal. Serta dari Jalan Agung Tunggal tidak bisa berbelok ke arah Bukit Damai Indah (BDI).

Rekayasa lalu lintas dengan membuat perputaran atau u-turn kendaraan berada di depan BDI dan Andy Jaya Motor. Maka dibutuhkan sarpras berupa beton blok sebagai pembatas jalan atau median barrier. 

Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman mengatakan, ketika sarpras sudah siap, penerapan bisa berjalan. Biasanya dilakukan dalam durasi waktu satu minggu. 

Baca Juga: Wali Kota Balikpapan Ingatkan Industri Dilarang Pakai BBM Subsidi, Rahmad Mas’ud: Silakan Lapor ke Aparat!

Khusus untuk di Jalan Agung Tunggal, saat ini kebutuhan blok beton sudah tersedia. “Kemungkinan besar kami akan laksanakan nanti setelah lebaran,” ujarnya.

Sembari melakukan kerja sama dengan Jasa Raharja dan pemilik SPBU MT Haryono. “Mereka berpotensi memberi bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa water barrier,” sebutnya.

Sebagai bentuk dukungan rekayasa lalu lintas yang baru di simpang Agung Tunggal dan simpang WIKA. Fadli menjelaskan, satu beton block memiliki panjang kurang lebih 1 meter.

“Total kebutuhan sekitar 150 beton block yang akan kita gunakan nanti dalam rangka mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Agung Tunggal dan Simpang WIKA,” tandasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Dishub Balikpapan #jalan mt haryono balikpapan