BALIKPAPAN - Jangan cuma salahkan hujan! Komisi III DPRD Balikpapan menyebut 80 persen penyebab banjir di Balikpapan Selatan bersumber dari perumahan yang tidak memiliki bendali atau bozem optimal.
“Menurut kajian kami sebesar 80 persen penyumbang banjir terutama di wilayah Balikpapan Selatan adalah perumahan,” ungkap Ketua Komisi III Yusri. Sebab belum tersedia bendali perumahan. Kalaupun ada, bendali tidak berfungsi optimal.
Itu yang membuat titik-titik banjir belum tertangani. Terutama di kawasan Balikpapan Selatan. Selama ini banjir di Jalan MT Haryono masih menjadi titik masalah banjir terbesar.
Sehingga wakil rakyat di legislatif ini mendorong pengembang segera melakukan penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan kepada pemerintah kota.
Terutama bukan hanya penyerahan lahan pendidikan atau kesehatan saja. Namun PSU secara menyeluruh seperti bendali atau bozem yang memiliki peranan penting dalam mengatasi banjir.
“Kelemahannya adalah antara OPD ini belum klik, belum sama pemikirannya,” ucapnya. Terlebih ada 17 OPD yang mengampu dan terlibat dalam proses verifikasi penyerahan PSU.
Sebagai contoh Dinas Pekerjaan Umum ingin penyerahan hingga semua clear and clean. “Tapi di dinas lain mungkin kalau yang begini saja sudah bisa diterima. Ini kembali verifikasi dari dinas-dinas terkait.
Saat ini hanya sekitar 24 perumahan yang telah menyerahkan PSU. Itu pun hanya PSU per item. "Ini jumlah yang sedikit dibanding total keseluruhan terdapat 191 pengembang di Kota Balikpapan," tutupnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki