KALTIMPOST.ID-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan menggelar kegiatan Kadin Berbagi Kasih yang dirangkai dengan buka puasa bersama ratusan kaum duafa dan anak yatim piatu dari wilayah pinggiran kota di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan, Kamis (5/3).
Kegiatan itu menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus wujud kepedulian pelaku usaha terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Ketua Kadin Balikpapan Noval Asfihani mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang diperoleh kalangan dunia usaha. Sekaligus pengingat pentingnya menjaga solidaritas sosial di tengah dinamika ekonomi.
Menurutnya, kebersamaan menjadi nilai utama yang harus terus dijaga, terutama dalam suasana Ramadan.
“Kebersamaan yang kita miliki, rezeki yang kita dapatkan, di dalamnya itu terdiri dari kebersamaan,” tuturnya.
Ia menilai kegiatan sosial seperti ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana memperkuat empati dan membangun semangat berbagi di kalangan pelaku usaha.
Dalam kesempatan tersebut, Noval juga mengajak seluruh pihak untuk menumbuhkan mentalitas positif dalam menghadapi berbagai tantangan.
Noval menekankan pentingnya membangun mental kuat dan pola pikir optimistis agar mampu berkembang di tengah persaingan.
Ia mengibaratkan mental yang tangguh seperti singa yang dikenal sebagai raja hutan bukan karena ukuran atau kecepatan, melainkan karena keberanian dan kepercayaan diri.
Menurutnya, setiap individu memiliki nilai dalam dirinya yang tidak boleh diabaikan. Ia menyebutkan bahwa keyakinan terhadap potensi diri akan membantu seseorang menghadapi kondisi apa pun, termasuk kesulitan ekonomi maupun tantangan hidup lainnya.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang acara, yang dihadiri pengurus Kadin Balikpapan, pelaku usaha, serta para undangan.
Noval berharap kegiatan berbagi tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Kepedulian sosial harus menjadi bagian dari komitmen dunia usaha, seiring upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Balikpapan,” tegasnya. (rd)
ULIL MUAWANAH
Editor : Romdani.