KALTIMPOST.ID-Bank Syariah Indonesia (BSI) terus mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkenalkan BSI Hasanah Card, kartu pembiayaan berbasis akad syariah yang dapat digunakan layaknya kartu kredit.
Pengenalan produk tersebut disampaikan dalam program talk show di Radio KPFM Balikpapan, Kamis (5/3).
Area Consumer Business Officer BSI Astuti Rahayu Endah Lestari menjelaskan bahwa Hasanah Card dirancang sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan keuangan berbasis prinsip syariah.
Menurut Astuti, setiap transaksi pada Hasanah Card menggunakan akad syariah yang telah disesuaikan dengan ketentuan perbankan syariah.
Produk itu ditujukan bagi nasabah yang ingin memanfaatkan fasilitas pembiayaan tanpa meninggalkan prinsip syariah dalam aktivitas keuangan.
“BSI Hasanah Card adalah kartu pembiayaan yang di dalamnya terdapat akad-akad syariah. Persyaratannya hampir sama dengan kartu kredit konvensional, seperti KTP, NPWP, bukti penghasilan, serta pengisian formulir pengajuan,” ujarnya.
BSI menyediakan dua jenis Hasanah Card, yaitu tipe Gold dan Platinum. Untuk kartu Gold, limit pembiayaan berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 30 juta.
Sementara kartu Platinum memiliki limit yang lebih besar, yakni mulai Rp 40 juta hingga Rp 900 juta.
Astuti mengatakan Hasanah Card dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi, baik secara langsung maupun daring.
Selain memudahkan pembayaran, kartu ini juga diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin beralih sepenuhnya ke layanan keuangan syariah.
“Kartu ini bisa menjadi ‘teman hijrah’. Banyak nasabah yang sudah menggunakan pembiayaan rumah atau kendaraan secara syariah di BSI, tetapi kartu kreditnya masih konvensional,” katanya.
Dari sisi keamanan, BSI menerapkan sistem perlindungan berlapis untuk setiap transaksi. Nasabah akan menerima notifikasi setiap kali terjadi penggunaan kartu, sehingga jika terdapat aktivitas yang mencurigakan dapat segera dilaporkan melalui layanan call center BSI di nomor 14040.
Selain itu, setiap transaksi daring juga dilengkapi dengan sistem one time password (OTP) yang dikirimkan ke telepon seluler nasabah.
Hasanah Card juga telah dilengkapi fitur contactless, yang memungkinkan transaksi dilakukan dengan lebih praktis hanya dengan menempelkan kartu pada mesin pembayaran.
Sementara itu, Digital and Retail Sales Officer BSI Andi Muhammad Ardan mengatakan pihaknya juga akan menggelar BSI Fest Ramadan di Balikpapan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di Pentacity Balikpapan, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 Wita.
“Selain enam cabang BSI di Balikpapan, kami juga membuka mini bank di lokasi acara. Masyarakat bisa membuka rekening, berkonsultasi mengenai layanan keuangan, hingga mengajukan Hasanah Card,” jelasnya.
BSI Fest Ramadan merupakan agenda nasional yang digelar secara serentak di sejumlah kota di Indonesia, termasuk Balikpapan, Makassar, dan Bandung. Sebelumnya kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di Palembang, Surabaya, dan Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, BSI menghadirkan sekitar 12 tenant yang menyediakan berbagai layanan pendukung.
Di antaranya mitra penjualan emas, perusahaan pembiayaan kendaraan, serta biro perjalanan umrah.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mendapatkan berbagai layanan sekaligus dalam satu tempat, mulai dari pembelian emas, perencanaan umrah, hingga pembiayaan rumah atau kendaraan,” pungkas Ardan. (pms/rd)
Editor : Romdani.