KALTIMPOST.ID-Pelaku UMKM kuliner di Balikpapan, Pitri Panca Purna (47), meraup peningkatan omzet hingga 100 persen selama Ramadan 1447 H.
Melalui produk Yumna Cheesefruitsalad, perempuan yang akrab disapa Nana itu mencatat pesanan telah menembus 1.500 paket untuk kebutuhan berbuka puasa hingga hampers Lebaran.
Nana mengatakan, permintaan produk salad buah buatannya terus meningkat sepanjang Ramadan. Produk yang paling diminati saat ini adalah hampers Lebaran salad buah dengan keju juntai.
“Selama Ramadan memang ada kenaikan permintaan. Pesanan sampai saat ini sudah 1.500 paket dan bisa terus bertambah,” ujarnya saat ditemui di Perumahan Bukit Alam Raya Blok C 15, Balikpapan, Senin (9/3).
Ia menjelaskan, selain untuk menu berbuka puasa, produk salad buah juga banyak dipesan sebagai hampers Lebaran.
Menurutnya, hampers berupa salad buah menjadi alternatif selain kue kering yang umumnya diberikan saat hari raya.
“Kalau hampers biasanya kan kue-kue kering, kami menawarkan yang berbeda, dan responsnya bagus,” kata dia.
Usaha yang dirintis sejak 2019 itu menggunakan komposisi buah premium seperti apel merah dan hijau, pir, anggur merah, anggur hitam, anggur hijau, jeruk mandarin, lengkeng, sunkis, mangga, hingga leci.
Keunikan produk tersebut terletak pada saus atau dressing yang diolah dengan resep khusus. Salah satu varian bahkan dipadukan dengan bawang dayak atau bawang tiwai.
Selain salad buah, Nana juga memproduksi puding buah dan puding susu. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp 170.000 hingga Rp 1 juta per paket, bergantung ukuran dan jenis produk.
Nana mengungkapkan, usaha tersebut berawal dari keinginannya menemukan salad buah yang sesuai dengan selera.
Saat itu, ia merasa sulit menemukan produk yang cocok di Balikpapan. “Akhirnya saya coba bikin sendiri karena di sini tidak ada yang cocok,” ujarnya.
Salad yang dibuatnya kemudian dicicipi oleh keluarga dan mendapat respons positif, terutama dari kakaknya.
Setelah beberapa kali melakukan eksperimen resep, ia pun memberanikan diri untuk mulai menjual produknya.
“Bermodal nekat, akhirnya saya pasarkan secara pelan-pelan hingga akhirnya mulai dikenal seperti saat ini,” ucapnya.
Untuk daya simpan, salad buah buatannya dapat bertahan 3–4 hari di dalam lemari pendingin, sedangkan pada suhu ruangan maksimal sekitar 10 jam. (rd)
Editor : Romdani.