Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kasus DBD Balikpapan Tembus 326, Dinkes Ingatkan Warga Waspada Jelang Lebaran

Dina Angelina • Selasa, 17 Maret 2026 | 13:57 WIB

Ilustrasi pencegahan DBD dengan kelambu air.
Ilustrasi pencegahan DBD dengan kelambu air.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan mencatat lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mencapai 326 kasus hingga minggu ke-9 tahun 2026. Meski tengah bersiap menyambut Idulfitri, masyarakat diimbau tidak lengah terhadap penyebaran DBD.

“Tercatat hingga minggu ke-9 Tahun 2026, DBD di Balikpapan sudah mencapai 326 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati. Dengan sebaran kasus ke seluruh wilayah alias merata.

Namun dia menyebutkan, temuan kasus paling banyak tetap di wilayah Balikpapan Selatan dan Balikpapan Utara. Mengingat dua wilayah ini yang paling padat penduduk.

Salah satu upaya pencegahan, pihaknya telah melakukan vaksinasi DBD kepada siswa secara bertahap sejak tahun lalu. Terakhir kali vaksinasi berjalan pada Januari 2026.

“Total sasaran 5.000 siswa. Fokus pada wilayah utara dan selatan sudah selesai 100 persen,” tuturnya. Alwiati melihat terdapat pengaruh signifikan antara vaksinasi untuk menekan tren kasus DBD.

“Semoga nanti ada kemampuan anggaran dari APBD, kita perluas pemberian vaksin kepada siswa sebelum sekolah,” ungkapnya. Dengan begitu dapat meningkatkan herd immunity anak.

Pencegahan lainnya tentu dengan 3M seperti yang selama ini telah berjalan. Termasuk kelambu air yang bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

"Kami sudah edukasi cara membuat dan menggunakan. Jadi tinggal melanjutkan,” ucapnya. Menurutnya potensi penyebaran DBD bisa terjadi selama Idulfitri.

Alwiati mengimbau masyarakat di rumah harus tetap menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari DBD. (*)

Editor : Duito Susanto
#Herd immnunity #balikpapan selatan #kemampuan anggaran #kasus dbd #balikpapan utara #vaksinasi dbd #balikpapan