KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Suasana berbuka puasa di kawasan Pelabuhan Semayang yang semula hangat mendadak berubah mencekam, Selasa (17/3). Seorang sopir travel asal Samarinda, Rahman, 52, mengembuskan napas terakhirnya tepat saat tengah menyantap hidangan berbuka di sebuah warung makan di area pelabuhan.
Kejadian yang mengejutkan warga sekitar itu berlangsung begitu cepat. Berdasarkan keterangan saksi mata, Rahman awalnya tampak sehat dan sedang menikmati santapan buka puasanya dengan tenang. Namun, di tengah-tengah aktivitas makan tersebut, tubuh pria paruh baya itu tiba-tiba ambruk ke arah meja.
"Saksi melihat korban tiba-tiba terjatuh ke depan meja saat sedang makan. Rekan-rekan korban dan warga di lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan pertama," ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang, Kompol Yusuf.
Baca Juga: Penipu Tiket Kapal di Pelabuhan Semayang Diringkus, Korbannya Sempat Telantar Berhari-hari
Sayangnya, maut menjemput lebih cepat. Saat diperiksa oleh warga, denyut nadi Rahman sudah tidak terasa. Petugas piket Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan sterilisasi area dan olah TKP awal.
Polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa memilukan ini. "Dari hasil pemeriksaan fisik di lokasi, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana pada tubuh korban," tegas Yusuf.
Rahman diketahui merupakan warga Jalan RW Monginsidi, Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda Ulu. Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan medis oleh tim Inafis guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
Rencananya, setelah seluruh proses administrasi dan medis di rumah sakit selesai, jenazah akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan di Kota Tepian. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo