Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Penyebab Maskapai Wings Air Hentikan Rute Penerbangan Berau-Maratua: Okupansi Minim, Pernah Hanya 9 Orang  

Dina Angelina • Rabu, 1 April 2026 | 12:19 WIB
ANGGI PRADITHA/KP

Kepala Otban Wilayah VII Ferdinand Nurdin.

 
ANGGI PRADITHA/KP Kepala Otban Wilayah VII Ferdinand Nurdin.  

 

BALIKPAPAN – Maskapai Wings Air resmi menghentikan layanan penerbangan rute Berau-Maratua setelah hanya beroperasi selama beberapa minggu. Keputusan ini diambil akibat rendahnya angka keterisian penumpang (okupansi) yang membuat operasional rute tidak lagi berlanjut.

Kepala Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, menyayangkan penghentian rute tersebut. Menurutnya, rute ini sebelumnya dibuka atas kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan maskapai.

Ini untuk memfasilitasi akses transportasi menuju destinasi wisata Maratua. “Sangat disayangkan rute Berau-Maratua harus stop beroperasi. Padahal baru berjalan beberapa minggu,” katanya.

Baca Juga: Akses Air Baku Melimpah, Proyek Bendung Gerak Telake dan Bendungan Lawe-Lawe Kembali Didorong Jadi PSN

Dia menegaskan, kondisi ini menunjukkan perlunya dukungan nyata dan kolaborasi. “Mulai dari masyarakat, pelaku usaha, serta bantuan publikasi yang gencar,” ujarnya.

​Ferdinan mengungkapkan, rendahnya minat penumpang menjadi kendala utama. Dalam satu penerbangan, jumlah penumpang pernah tercatat hanya 9 orang, padahal kapasitas pesawat mencapai 72 kursi.

Padahal untuk membuat rute penerbangan dapat bertahan secara komersial, minimal keterisian penumpang harus mencapai 60-70 persen. ​"Tidak mungkin maskapai bertahan jika okupansi minim. Jika di bawah target tersebut, maskapai jelas mengalami kerugian," tambahnya.

Promosi destinasi wisata Kaltim telah digencarkan melalui berbagai media iklan. Termasuk di terminal kedatangan Bandara SAMS Sepinggan, tempat wisatawan tiba di pintu gerbang Kaltim.

“Total ada 9 destinasi unggulan di Kaltim, empat di berada di Berau,” sebutnya. Namun ini belum cukup untuk mendongkrak kunjungan ke Berau. 

Dia mendorong adanya kolaborasi lebih erat antara pelaku usaha baik di Berau dan Maratua bersama sektor swasta seperti ASITA dan PHRI. Demi menjamin keberlanjutan penerbangan melayani wisatawan.

Sementara itu, rute Balikpapan-Tanjung Selor kini telah kembali beroperasi dilayani oleh maskapai Wings Air. Harapannya sektor pariwisata dan bisnis dapat segera bangkit agar konektivitas udara di wilayah Kalimantan Timur dan Utara tetap terjaga. (*)

Editor : Sukri Sikki
#berau #Beroperasi #maratua #wings air #Ferdinan Nurdin