BALIKPAPAN - Menanggapi keluhan masyarakat terkait kondisi Jalan Syarifuddin Yoes yang kian membahayakan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur akhirnya angkat bicara.
Nantinya melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SKPD-TP Balikpapan, perbaikan darurat berupa pengupasan aspal segera dilakukan demi menjamin keselamatan pengendara di Simpang BJBJ tersebut.
Kepala BBPJN Kalimantan Timur Yudhi Hardiana mengatakan, saat ini pihaknya menghadapi kendala keterbatasan anggaran. Namun tetap akan melakukan perbaikan jalan nasional tersebut.
“Penanganan kerusakan longsoran atau amblas rencananya dengan pengupasan aspal memakai alat Cold Milling Machine (CMM),” katanya. Apabila nanti diperlukan akan ditambah pelapisan ulang aspal.
Sehingga kondisi jalan kembali aman untuk dilewati kendaraan. “Pelaksanaan perbaikan diperkirakan memakan waktu 2-3 hari dengan catatan tidak ada kendala cuaca,” tuturnya.
Yudhi menambahkan, ke depannya BBPJN Kaltim akan mengusulkan terkait ketersediaan anggaran. “Sehingga kami dapat melakukan perbaikan permanen untuk penanganan longsoran pada lokasi ini,” sebutnya.
Sebagai informasi, jalan di depan Pengadilan Agama Balikpapan ini kian membahayakan pengendara akibat amblas dan bergelombang. Terlihat turun atau amblas membuat jalan semakin bergelombang.
Ini sudah berlangsung cukup lama. Namun dalam beberapa waktu terakhir kian parah dan membahayakan pengendara. Pengguna jalan juga sudah menyampaikan keluhan ini di media sosial.
Baik kendaraan roda dua dan empat harus berhati-hati melewati jalan yang tidak rata tersebut. Apalagi ruas jalan ini cukup padat dilalui masyarakat. Belum lagi ada jalan berlubang di sekitarnya. (*)
Editor : Ismet Rifani