KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyesuaikan jam operasional penerbangan. Ini dalam rangka untuk pemeliharaan fasilitas sisi udara.
Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola bandara melakukan pekerjaan Test Pit Runway. Bagian dari komitmen peningkatan pelayanan penerbangan.
Kegiatan ini telah disampaikan kepada seluruh maskapai dan stakeholder bandara. Terhitung pada 9 Maret 2026 & 13 Maret 2026 dengan terbitnya Notice to Airmen atau Notice to Air Mission (NOTAM).
General Manager Bandara SAMS Sepinggan R Iwan Winaya Mandar mengatakan, bahwa pekerjaan Test Pit merupakan prosedur teknis atas permintaan tenaga ahli sebelum dilakukan pekerjaan overlay (penebalan) runway secara menyeluruh.
Pembatasan jam operasional penerbangan pada 9 April, 11 April, dan 13 April selama Pukul 14.00 – 05.00 Wita. Namun perubahan jam operasional ini hanya untuk sementara.
Setelah kegiatan test pit rampung, maka akan berlaku jam operasional seperti semula. “Jadi diluar tanggal tersebut, jam operasional Bandara SAMS Sepinggan akan kembali normal,” tuturnya.
Pihaknya telah menyampaikan permohonan kepada Otorita Bandara (Otban) Wilayah VII. “Bandara APT Pranoto Samarinda dapat berfungsi sebagai Alternate Aerodrome,” imbuhnya.
Khusus selama adanya pembatasan jam operasional di Bandara Internasional SAMS Sepinggan. Dia memohon maaf kepada seluruh pengguna jasa dan mitra kerja atas ketidaknyamanan yang ada.
Baca Juga: Noval Asfihani Nakhodai Kadin Balikpapan, Komitmen Perkuat Peran Pengusaha Lokal
Ini dilakukan demi peningkatan pelayananan fasilitas sisi udara di Bandara SAMS Sepinggan tetap berada di level tertinggi. “Kami telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait untuk mitigasi dampak terhadap jadwal penerbangan,” bebernya.
Pihaknya mengimbau calon penumpang untuk memastikan kembali jadwal keberangkatan maupun kedatangan dengan pihak maskapai masing-masing. Terutama yang bepergian pada tanggal-tanggal tersebut. (*)
Editor : Duito Susanto