Ratusan Siswa Balikpapan Ikuti Skrining Pendengaran Nasional, Upaya Dukung Prestasi Belajar

Dina Angelina • Dipublikasikan Kamis, 9 April 2026 | 16:22 WIB
Peringatan Hari Pendengaran Sedunia di Balikpapan diisi dengan aksi skrining kesehatan telinga bagi ratusan siswa SMP, Kamis (9/4/2026).
Peringatan Hari Pendengaran Sedunia di Balikpapan diisi dengan aksi skrining kesehatan telinga bagi ratusan siswa SMP, Kamis (9/4/2026).

BALIKPAPAN – Sebanyak 200 siswa di Kota Beriman menjalani skrining pendengaran nasional dalam rangka memperingati Hari Pendengaran Sedunia (World Hearing Day). Salah satu sasaran siswa SMP 27 Balikpapan, Kamis (9/4). 

Program yang diinisiasi oleh Perhati-KL ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan telinga pelajar agar mampu mengikuti proses pendidikan secara maksimal tanpa hambatan komunikasi.

Ketua Komite Daerah (Komda) Penanggulangan Gangguan Pendengaran Kalimantan Timur (PGPKT) Kaltim Erica Lukman mengatakan, kegiatan ini berjalan secara nasional di seluruh provinsi. 

Setiap provinsi dengan target peserta skrining minimal 200 siswa. Baik jenjang SD, SMP, dan SMA. Sesuai tema dari WHO, fokus peringatan tahun ini yakni kesehatan pendengaran pada pelajar. 

“Kita di Kaltim memilih SMP 27 sebanyak 147 siswa dan SMP 2 sebanyak 53 siswa,” kata Ketua Tim Skrining Pendengaran Pelajar Balikpapan tersebut. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni 9-10 April 2026. 

Hasil dari pemeriksaan untuk melihat mana kondisi telinga yang abnormal agar mendapat penanganan lanjutan. Saat telinga sudah kembali normal, siswa bisa menjalani pendidikan lebih baik. 

“Setiap anak melalui pemeriksaan 10 menit. Aman karena tidak menimbulkan rasa sakit,” ucapnya. Syarat mengikuti pemeriksaan siswa cukup mengisi biodata dan tinggal masuk ke ruang pemeriksaan. 

Selanjutnya data hasil pemeriksaan diolah Kementerian Kesehatan. “Sebagai dasar kebijakan dalam program penurunan gangguan pendengaran pada pelajar,” tutupnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
Hari Pendengaran Sedunia pendengaran nasional Komda PGPKT Erica Lukman