Festival Literasi Balikpapan ke-5: Wadah Kreativitas Siswa dan Guru Lahirkan Karya Inspiratif

Dina Angelina • Dipublikasikan Jumat, 10 April 2026 | 15:12 WIB
Puncak Festival Literasi Balikpapan ke-5 yang berlangsung di Gedung Kesenian, Jumat (10/4). Melalui kolaborasi bersama Nyalanesia, ajang ini menjadi ruang aktualisasi bagi ratusan siswa dan guru untuk memamerkan karya tulis orisinal mulai dari puisi hingga pengalaman pribadi. (DINA ANGELINA/KP)
Puncak Festival Literasi Balikpapan ke-5 yang berlangsung di Gedung Kesenian, Jumat (10/4). Melalui kolaborasi bersama Nyalanesia, ajang ini menjadi ruang aktualisasi bagi ratusan siswa dan guru untuk memamerkan karya tulis orisinal mulai dari puisi hingga pengalaman pribadi. (DINA ANGELINA/KP)

 

BALIKPAPAN - Puncak acara Festival Literasi Balikpapan kembali digelar di Gedung Kesenian, Jumat (10/4).  Memasuki tahun kelima, kolaborasi antara Pemkot Balikpapan dan Nyalanesia konsisten menjadi wadah aktualisasi siswa dan guru dalam melahirkan karya inspiratif demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Minyak. 

Mulai dari penulisan cerpen, puisi, dan pengalaman pribadi. Kegiatan ini demi mendorong tingkat literasi yang lebih baik di Balikpapan mulai dari kalangan siswa.  Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Balikpapan Elvin Junaidi menuturkan, masalah utama di zaman kini bukan hanya bisa membaca. Namun bagaimana memiliki kemampuan membaca.

Mengingat kemampuan membaca dengan benar-benar baik mungkin hanya sekitar 10 persen. Dia menjelaskan, banyak negara di Eropa dengan tingkat membaca yang tinggi berdampak pada tingkat kebahagiaan masyarakat.  Mereka mampu memahami dan menyelesaikan masalah dengan wawasan yang luas. “Kemampuan berpikir dan kecerdasan bisa dibentuk sejak dini dengan membiasakan membaca,” sebutnya. 

Contohnya di negara maju, orang tua rutin membacakan dongeng sebelum anak tidur.  “Kebiasaan ini membangun imajinasi, pemahaman, dan pola pikir anak sejak kecil,” tuturnya.  Maka budaya membaca dan mendongeng perlu dihidupkan kembali. Dia berharap masyarakat semakin gemar membaca. Sehingga mampu meningkatkan kualitas diri dan menjadi bangsa yang lebih maju. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
Sumber : Kaltim Post
festival literasi balikpapan balikpapan