Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hati-hati! Foto AI hingga Pinjol Mengintai, Siber Polda Kaltim Bongkar Rahasia Agar Data Pribadi Tak Kebobolan

M Ibrahim • Jumat, 17 April 2026 | 17:17 WIB
WAPADA: Jajaran Polda Kaltim memberikan kiat untuk mengantisipasi pencegahan kejahatan di dunia maya, di antaranya media sosial.
WAPADA: Jajaran Polda Kaltim memberikan kiat untuk mengantisipasi pencegahan kejahatan di dunia maya, di antaranya media sosial.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Ruang digital kini menjadi medan tempur baru bagi pelaku kejahatan. Mulai dari jeratan pinjaman online (pinjol) hingga manipulasi foto berbasis Artificial Intelligence (AI) kini menghantui masyarakat. Merespons hal itu, Bidang Humas Polda Kaltim turun ke lapangan untuk membekali warga agar tak jadi korban.

Bertempat di Aula Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Kota, sosialisasi bertajuk "Bijak Bermedia Sosial" ini menghadirkan pakar dari Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kaltim, Ipda Ibrahim. Di hadapan warga, ia menekankan bahwa tingginya angka pengguna internet di Indonesia harus dibarengi dengan literasi digital yang mumpuni.

"Jangan pernah sembarangan memberikan data pribadi atau mengeklik tautan yang mencurigakan. Jika sudah merasa menjadi korban atau mengalami gangguan di ruang siber, segera lapor polisi agar bisa cepat ditindaklanjuti," tegas Ibrahim.

Baca Juga: Aksi Mahasiswa 21 April di Samarinda: Syaharie Jaang Titip Pesan Khusus ke Para Pengujuk Rasa

Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, warga tampak antusias menanyakan isu-isu terkini, terutama cara membedakan foto asli dengan hasil rekayasa AI yang kian sulit dikenali. Warga juga mengeluhkan maraknya teror pinjol yang kian meresahkan.

Senada dengan itu, Sumardi yang juga hadir sebagai narasumber mengingatkan pentingnya rumus 'Saring Sebelum Sharing'. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan orang asing di media sosial guna menghindari fitnah dan hoaks.

"Pastikan informasi yang diterima benar dulu sebelum disebarkan. Jangan sampai kita malah ikut andil menciptakan keresahan di masyarakat," imbau Sumardi.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim, AKBP Musliadi Mustafa menegaskan bahwa teknologi ibarat pisau bermata dua. Jika salah digunakan, dampaknya bisa berujung pada ranah hukum.

Baca Juga: Jelang Demo 21 April, Andi Harun Ingatkan Bahaya Penyusup: Jaga Kondusivitas Samarinda!

"Kegiatan ini adalah upaya nyata kami untuk meningkatkan kesadaran warga agar lebih bertanggung jawab di dunia maya. Kita ingin masyarakat Balikpapan semakin cerdas dan tidak mudah terjebak tipu daya digital," tutur Musliadi.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Sekretaris Camat Balikpapan Kota, perwakilan PKK, Ketua LPM, Karang Taruna, hingga para Ketua RT se-Kecamatan Balikpapan Kota. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan kondusif di Kota Beriman. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#polda kaltim #Penipuan AI #keamanan digital #kejahatan siber #pinjaman online