KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Jalur bebas hambatan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) kembali memakan korban jiwa. Kali ini kecelakaan maut melibatkan pikap bermuatan semangka dan Suzuki Katana di KM 62/600 A, Jumat (17/4) pagi, sekitar pukul 08.00 Wita.
Akibat benturan keras tersebut, satu orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian setelah terjepit badan kendaraan yang ringsek. Insiden ini melibatkan Daihatsu Grand Max bernopol KT 8483 MB bermuatan semangka dan Suzuki Katana dengan nomor polisi N 1601 GC.
Kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) tampak memilukan; buah semangka yang sedianya hendak diantar berserakan menutupi badan jalan, sementara bagian depan pikap hancur tak berbentuk.
Ketua Tim Rescue Tol Balsam, Dzulhijjah, menyebutkan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Tim penyelamat yang tiba di lokasi sekitar pukul 08.13 Wita harus bekerja ekstra keras karena posisi korban yang terjepit di dalam kabin.
"Kami harus melakukan ekstrikasi dengan memotong bagian bodi kendaraan untuk mengeluarkan korban yang terjepit. Proses penanganan tuntas sekitar pukul 08.55 Wita," terang Dzulhijjah.
Korban tewas diketahui bernama Ojin (35), warga Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda. Pria yang mengemudikan pikap Grand Max tersebut mengalami luka fatal akibat himpitan bodi mobil yang ringsek setelah diduga menabrak bagian belakang Suzuki Katana dengan kecepatan tinggi.
Tak hanya menelan korban jiwa, insiden ini juga menyebabkan pengemudi Suzuki Katana menderita luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Secara keseluruhan, terdapat tiga korban dalam kecelakaan ini, yakni satu meninggal dunia, satu luka berat, dan satu luka ringan.
Mengenai kronologi pasti, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam. Minimnya saksi mata di lokasi kejadian menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Terlebih, pengemudi yang selamat saat ini masih dalam perawatan medis sehingga belum bisa dimintai keterangan.
"Kami juga tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Meski kamera terdekat ada di KM 63 dengan sudut pandang berbeda, kami upayakan untuk mendapat petunjuk jelas penyebab kecelakaan ini," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, bangkai kedua kendaraan telah dievakuasi untuk melancarkan arus lalu lintas di Tol Balsam. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kecepatan dan jarak aman saat berkendara di jalan tol guna menghindari insiden serupa. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo