Jangan Asal Share! Polda Kaltim Intensifkan Patroli Dunia Maya, Akun Anonim Tak Bisa Lagi Bersembunyi

M Ibrahim • Dipublikasikan Senin, 20 April 2026 | 17:00 WIB
Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro.
Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Ruang digital di Kalimantan Timur kini berada dalam pengawasan ketat. Guna menjaga stabilitas sosial, Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim secara masif menggencarkan patroli siber (cyber patrol).

Tak hanya menyasar penyebaran hoaks, petugas juga memelototi akun-akun palsu yang kerap menjadi sumber propaganda dan adu domba. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan jagat maya tetap bersih dari konten bermuatan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengingatkan warga agar tidak terjebak dalam permainan opini yang menyesatkan. “Kami ingatkan masyarakat harus jeli membedakan mana berita benar dan mana hoaks. Jangan sampai ikut-ikutan membuat propaganda yang menjurus pada fitnah di media sosial,” tegas Irjen Pol Endar Priantoro kepada Kaltim Post.

Baca Juga: Antisipasi Gejolak Kenaikan Harga BBM, SPKT Polda Kaltim Intensifkan Patroli Dialogis di SPBU Balikpapan

Menurut jenderal bintang dua tersebut, perkembangan teknologi saat ini menjadikan media sosial sebagai alat yang sangat strategis dalam membentuk persepsi publik. Namun, senjata digital ini bak pisau bermata dua; jika salah dikelola, informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu persepsi negatif yang merusak.

“Ketika persepsi publik menjadi negatif akibat informasi yang tidak benar, ujung-ujungnya adalah terganggunya stabilitas sosial di daerah kita,” jelasnya.

Selain melakukan tindakan represif terhadap akun-akun nakal, Polda Kaltim juga mengedepankan langkah preventif melalui edukasi digital. Polisi kini lebih aktif memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana imbauan agar netizen lebih bijak sebelum menekan tombol share.

Irjen Pol Endar mengajak seluruh lapisan masyarakat di Bumi Etam untuk menjadi "filter" bagi diri sendiri. Menurutnya, kecermatan dalam menerima informasi adalah kunci utama mencegah penyebaran hoaks yang merugikan banyak pihak.

Baca Juga: Kantor Gubernur Kaltim Dipagari Kawat Berduri, PusHAM-MT Unmul: Berlebihan, Jangan Alergi Kritik Rakyat!

“Setidaknya kita harus bisa menggunakan media sosial secara bijak dan cerdas. Jangan biarkan informasi yang belum jelas kebenarannya mengaduk-aduk kondusivitas kita,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Patroli Siber Polda Kaltim Kejahatan Siber Balikpapan Stabilitas Sosial Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro literasi digital