KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Hari Kartini bukan sekadar kebaya dan seremonial tahunan. Di markas Polda Kaltim, momentum ini menjadi refleksi mendalam tentang betapa krusialnya peran Polisi Wanita (Polwan) dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Semangat Raden Ajeng Kartini dinilai masih sangat bernapas di tengah dinamika tantangan modern yang kian kompleks. Polda Kaltim pun memberikan apresiasi tinggi bagi para perempuan yang berdedikasi di berbagai lini, terutama mereka yang berseragam cokelat.
"Kehadiran Polwan menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan publik secara profesional," ujar Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto.
Salah satu keunggulan Polwan yang sulit digantikan adalah pendekatan humanis. Polwan dinilai memiliki empati tinggi dan cara komunikasi yang lebih cair, sehingga sangat efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat (public trust) serta mencegah konflik di akar rumput.
Baca Juga: Sejarah Baru Diukir RSUD Panglima Sebaya Paser, Sukses Laksanakan Operasi Perdana Bedah Saraf
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, secara khusus menyampaikan kekagumannya terhadap semangat pengabdian kaum hawa.
“Selamat Hari Kartini kepada seluruh perempuan Indonesia. Semangat Kartini adalah keberanian, keteguhan, dan pengabdian. Kami sangat mengapresiasi peran perempuan dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Irjen Pol Endar.
Lebih jauh, Polda Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan. Mulai dari akses pendidikan yang setara hingga peluang kerja yang inklusif di berbagai jabatan strategis pengambil keputusan.
Hal ini dipandang penting sebagai fondasi pembangunan daerah yang seimbang. Polwan kini tak lagi hanya berada di lini administrasi, tapi juga terlibat aktif dalam operasi lapangan hingga penanganan kasus-kasus sensitif yang membutuhkan pendekatan komunikatif.
Baca Juga: Turun Tipis 0,72 Persen, Daya Beli Petani Kaltim Tetap Tinggi di Level 148
Bagi korps baju cokelat ini, peringatan Hari Kartini adalah momentum untuk memperkuat komitmen terhadap kesetaraan gender dan keadilan sosial. Semangat sang pejuang emansipasi diharapkan terus menginspirasi generasi muda untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih maju, aman, dan inklusif. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo