KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Demi percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program prioritas nasional. Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia (Wamensos RI), Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial, Kamis (23/4).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo turut didampingi Kepala Dinas Sosial Balikpapan Arfiansyah, beserta jajaran staf yang ikut hadir di Jakarta.
Baca Juga: Musda VI KAHMI Kaltim, Mudyat Noor Tekankan Sirkulasi Kepemimpinan
Agus menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan strategi utama pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Sesuai arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Sekolah Rakyat memiliki konsep asrama dengan fasilitas memadai. “Ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” katanya.
Dia mendorong pemerintah daerah untuk proaktif mengajukan usulan pembangunan Sekolah Rakyat. “Sehingga mempercepat pemerataan pendidikan di berbagai wilayah,” tuturnya.
Baca Juga: Kejar Peluang IKN, PPU Siapkan Proyek Matang dan Perkuat Kepastian Hukum
Sementara Wawali Balikpapan Bagus Susetyo menegaskan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam mendukung Sekolah Rakyat. Walau untuk mewujudkan, pemerintah daerah harus menghadapi tantangang.
“Seperti keterbatasan daya tampung sekolah dan ketersediaan lahan,” ucapnya. Berdasarkan hasil audiensi, Kementerian Sosial menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Harapannya program Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Sejauh ini, Balikpapan telah menunjukkan kesiapan penuh dalam mendukung program Sekolah Rakyat.
Program berskala nasional ini sudah berjalan di 38 provinsi dan 550 kabupaten/kota. Pihaknya mulai melihat manfaatnya nyata dari program Sekolah Rakyat.
“Kami memang masih kekurangan sekolah dan program ini mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan di luar APBD,” ujarnya. Bagus memastikan pembangunan Sekolah Rakyat akan sangat membantu Balikpapan.
Terutama dalam hal menambah ruang belajar, tanpa harus menunggu alokasi APBD yang terbatas setiap tahun. Sekolah Rakyat merupakan solusi konkret untuk mempercepat pemerataan fasilitas pendidikan.
Serta mewujudkan sekolah unggulan yang direncanakan pemerintah daerah. Menurutnya dengan adanya bantuan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat, pembangunan sekolah bisa lebih cepat.
“Semoga sekolah unggulan juga bisa kita wujudkan di Kota Balikpapan,” ucapnya. Pemkot Balikpapan memastikan sinergi dengan pemerintah pusat terus berjalan untuk mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat. (*)
Editor : Duito Susanto