KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Puluhan truk berjajar di depan kantor DPRD Balikpapan dan Balai Kota Balikpapan sejak pukul 13.30 Wita. Rencananya para sopir truk menyampaikan aspirasi atas kelangkaan solar terjadi di Kota Minyak.
Sopir mulai berkumpul dan sempat menyalakan klakson ‘telolet’ sebagai tanda kehadiran mereka. Aksi ini turut dijaga oleh polisi yang turun dan bersiap sejak pagi hari.
Sementara jalan tidak benar-benar ditutup. Truk diatur hanya berada di satu lajur di masing-masing ruas Jalan Jendral Sudirman. Sehingga kendaraan lain masih bisa melewati jalan protokol tersebut.
Namun atas kejadian ini, layanan fasilitas umum seperti Balikpapan City Trans (Bacitra) sementara terpaksa dialihkan. Khususnya Koridor 1 rute Pelabuhan Semayang - Bandara Sepinggan, titik start dialihkan ke Halte Danamon.
Sedangkan untuk Koridor 2A rute Terminal Batu Ampar via MT Haryono dan 2B rute Terminal Batu Ampar via Ahmad Yani untuk sementara berhenti beroperasi.
Selain sopir truk, aksi ini juga diikuti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan para supir di Balikpapan. (*)
Editor : Duito Susanto