Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Penyebab Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan Amblas Terungkap, BBPJN Kaltim: Ada Kebocoran Pipa PDAM

Dina Angelina • Kamis, 14 Mei 2026 | 17:05 WIB
BEBER DATA: Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Yudi Hardiana saat ditemui Kamis (14/5).
BEBER DATA: Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Yudi Hardiana saat ditemui Kamis (14/5).

BALIKPAPAN – Teka-teki penurunan badan Jalan Syarifuddin Yoes akhirnya terjawab. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim mengungkapkan bahwa kebocoran pipa PDAM menjadi pemicu utama tanah jenuh hingga jalan turun sedalam 28 sentimeter meski baru saja diperbaiki.

Masalah penurunan badan Jalan Syarifuddin Yoes sudah mendapat perhatian sejak dua tahun lalu. BBPJN Kaltim telah melakukan investigasi penyelidikan tanah.

“Kita coba melakukan monitoring, bor dua titik untuk mengetahui kondisi tanah,” kata Kepala BBPJN Kaltim Yudi Hardiana. Ditemukan penyebab penurunan tanah karena terdapat daerah jenuh.

“Ada kebocoran pipa PDAM yang membuat tanah jenuh,” sebutnya. BBPJN Kaltim mencatat tingkat kadar air tinggi dengan kedalaman 4-5 meter yang membuat jalan amblas.

Apalagi kini kondisi rekahan kian melebar. Bahkan setelah dilakukan penanganan sementara dengan pengaspalan bulan lalu, tanah kembali turun 28 sentimeter. 

Selain melakukan pemasangan bor pile untuk mengikat pondasi tanah lebih kuat. Solusi lain juga dilakukan pemindahan pipa PDAM. “Crossing dipindah ke area lebih aman,” tuturnya.

Yudi menjelaskan, sebelumnya pipa PDAM memiliki crossing tepat di simpang Jalan Syarifuddin Yoes - Jalan Asnawi Arbain (BJBJ). Sekarang titik crossing turun lebih ke bawah mendekati eks SPBU.

Dalam hal ini, pipa milik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). “PDAM sudah konfirmasi akan melakukan penggantian pipa,” tuturnya. Informasinya mengganti jenis pipa yang lebih statis.  

PTMB bersama Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan melakukan relokasi pipa 250mm dan 100mm di Jalan Syarifuddin Yoes untuk meningkatkan kualitas distribusi air.

Relokasi pipa dilakukan untuk menyesuaikan dengan pekerjaan infrastruktur di kawasan tersebut. Sehingga jaringan distribusi air tetap aman dan dapat beroperasi dengan optimal di masa mendatang.

Harapannya kegiatan ini turut menjaga keandalan distribusi air, mengurangi potensi gangguan jaringan di masa depan, mendukung penataan infrastruktur kota yang lebih baik.

Akibat relokasi pipa, sejumlah pelanggan mengalami gangguan layanan sementara. Seperti di kawasan Kantor Pengadilan Agama, Gedung Kesenian, dan sekitarnya.

Namun PTMB beralasan telah menyiapkan bantuan distribusi air bersih. Misalnya dengan layanan mobil tangki bagi pelanggan terdampak. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Jalan Syarifuddin Yoes #Penyebab badan jalan turun\ #kebocoran pipa PDAM #Yudi Hardiana #BBPJN Kaltim