BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan menurunkan petugas dan mengerahkan teknologi kamera pengawas yang tersambung dalam aplikasi B Connect untuk memantau setiap sudut jalan alternatif.
Langkah ini diambil guna memastikan perbaikan Jalan Syarifuddin Yoes yang berlangsung selama tiga bulan ke depan tidak melumpuhkan mobilitas warga Kota Minyak.
Sesuai hasil analisa yang dilakukan sebelumnya, pengalihan arus lalu lintas akan berpotensi menambah kepadatan lalu lintas di jalur alternatif. Mengingat adanya volume lalu lintas yang berpindah ke jalur alternatif.
“Demi meningkatkan kelancaran lalu lintas di jalur alternatif, kami dan instansi terkait sudah melakukan beberapa upaya,” kata Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman.
Pertama sosialisasi secara masif baik melalui pemasangan banner informasi pengalihan arus di setiap persimpangan yang terdampak. Serta penyebaran informasi melalui media sosial agar masyarakat mengetahui pengalihan arus lalu lintas.
Kemudian menempatkan petugas gabungan untuk mengatur lalu lintas di persimpangan. “Mengoptimalkan kinerja semua traffic light yang terhubung dengan B Connect dengan menyesuaikan waktu siklus,” tuturnya.
Selain itu, Dishub melakukan penempatan petugas operasional dan pemasangan sarpras pembatas seperti water barrier dan traffic cone.
Hingga banner pengalihan arus lalu lintas khusus kendaraan berdimensi besar di persimpangan. “Kami akan terus monitoring evaluasi kondisi lalu lintas pada jaringan jalan alternatif dan lokasi jalan yang diperbaiki selama proses perbaikan berlangsung,” imbuhnya. (*)
Editor : Sukri Sikki