KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Warga di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan, digegerkan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam kamar kos.
Peristiwa tersebut terjadi di area belakang SMK Pertiwi Balikpapan dan langsung menarik perhatian warga sekitar. Korban diketahui bernama Bayu (36).
Setelah menerima laporan masyarakat, petugas gabungan dari Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Polresta Balikpapan, serta BPBD Kota Balikpapan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, personel Brimob langsung melakukan pengamanan area tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan proses evakuasi dan pemeriksaan berjalan aman serta tertib.
Baca Juga: Sering Diabaikan, Astra Motor Kaltim 1 Ungkap Pentingnya Rawat Oli Gardan Motor Matic
Selanjutnya, tim Inafis Polresta Balikpapan melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap korban di dalam kamar kos sebelum proses evakuasi dilakukan. Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Andy Rifai, melalui Danyon A Pelopor, Iwan Pamuji, membenarkan adanya penemuan jasad pria tersebut.
“Setelah menerima laporan, personel segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses evakuasi korban bersama unsur terkait,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bergerak cepat melakukan penanganan awal guna mendukung kelancaran proses identifikasi oleh kepolisian.
Usai proses pemeriksaan di lokasi selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dievakuasi menuju rumah sakit untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Baca Juga: Kebutuhan Modal Usaha Mulai Naik, Kredit Perbankan di Kaltim Tembus Rp199 Triliun
Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam penyelidikan Polresta Balikpapan. Petugas masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait untuk mengetahui kronologi kejadian secara lengkap.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Aparat kepolisian kemudian mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area TKP guna memudahkan proses pemeriksaan dan evakuasi. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo